Relawan Ganjar Pranowo, Chusnul Chotimah, mengomentari perihal usulan dibentuknya panitia khusus (pansus) di DPRD DKI Jakarta terkait polemik Jakarta International Stadium (JIS).
Terkait usulan tersebut, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang merupakan salah satu pengusung Anies di DKI menilai pembentukan pansus untuk JIS tersebut tidak perlu.
Itu karena, PKS menilai sudah jelas sejak awal bahwa bukan Buro Happold yang mendesain JIS melainkan perannya hanya sebagai konsultan.
"Tidak perlu pansus, karena memang Buro Happold memang tidak mendesain JIS, memang sudah jelas dari awal. Di Komisi B juga sudah jelas, yang membangun, mendesain JIS, putra putri Indonesia sendiri, bukan Buro Happold. Buro Happold adalah konsultan," kata Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik Zoelkifli (MTZ) kepada wartawan, Senin (10/7/2023).
Menurut MTZ, klarifikasi yang disampaikan Buro Happold melalui pernyataan resminya hanya sebagai penegasan bahwa mereka tidak terkait dengan desain JIS. Oleh karena itu, dia menilai tidak perlu adanya pansus.
"Jadi menurut saya sudah jelas jalan cerita bagaimana perencanaan dan pembangunan JIS, jadi kalau misalnya mau pansus, mau dipansusin apa lagi? Mau ditanya apa lagi? Perencanaan dan pembangunan JIS 4 tahun terakhir ini sudah dalam pengawasan DPRD DKI Jakarta terutama Komisi B dan itu sudah jelas semua," ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Chusnul menilai PKS tengah mencoba melindungi Anies Baswedan dari polemik stadion tersebut.
“Lagi-lagi @PKSejahtera mencoba melindungi Anies. Kadrun panik!!!” ujar Chusnul, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @ch_chotimah2 pada Rabu (12/7/2023).
Pegiat media sosial ini kemudian mengucapkan rasa terima kasihnya kepada PDI Perjuangan (PDIP) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mengusulkan pembentukan pansus tersebut.
Baca Juga: 3 Pemain Keturunan Top yang Diabaikan Pelatih Timnas Indonesia U-17 Bima Sakti, Ada Wonderkid Qatar
“Untuk @PDI_Perjuangan dan @psi_id maju terus, terimakasih sudah terus mendengarkan suara rakyat,” ujar Chusnul.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai