Beredar video di media sosial Facebook yang menarasikan penangkapan mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla karena terbukti menjadi bekingan Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun Panji Gumilang.
Dalam thumbnail sebuah unggahan, Jusuf Kalla mengenakan baju tahanan berwarna oranye dan dikawal oleh aparat penegak hukum.
Adapun narasi yang dibuat oleh pengunggah video yaitu: Terbukti Jadi Bekingan Panji Gumilang, Orang Ini Langsung Diciduk Aparat Sore Ini.
Setelah dilakukan penelusuran, gambar Jusuf Kalla mengenakan baju tahanan dalam thumbnail video ternyata merupakan hasil foto editan.
Adapun foto tersebut identic dengan foto dari artikel detik.com yang berjudul "Ini Alasan Tahanan Polresta Malang Kota Nekat Kabur dari Penjara" yang rilis pada Selasa, 10 Desember 2019.
Dalam gambar aslinya, bukan Jusuf Kalla yang mengenakan baju tahanan melainkan tahanan Polresta Malang Kota yang kabur pada tahun 2019 bernama Adrian alias Ian.
Selain itu, berdasarkan isi video, tidak ditemukan informasi bahwa Jusuf Kalla ditangkap aparat karena terbukti menjadi bekingan Panji Gumilang.
Adapun narator dalam video membacakan pernyataan mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai yang menyebut Panji Gumilang berteman baik dengan sejumlah petinggi negara seperti mantan Kapolri, Panglima TNI, serta para petinggi Badan Intelijen Negara (BIN).
Berdasarkan penjelasan tersebut, konten Jusuf Kalla diciduk aparat karena terbukti menjadi bekingan Panji Gumilang termasuk dalam kategori disinformasi.
Baca Juga: Polemik RUU Kesehatan: Nakes Ancam Mogok Kerja Kecuali Pasien Darurat
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Full Daging, Menikmati Sensasi Bakso Autentik ala Cak Wawan di Kota Jambi
-
Dari Desa di Pulau Obi, Rumah Belajar Ini Jadi Ruang Bermain, Membaca, dan Menumbuhkan Harapan
-
Wawalkot Zakiyuddin Pamerkan Gedung Warenhuis yang Direvitalisasi Era Bobby Nasution ke Raffi Ahmad
-
Marc Klok Siap Balas Dukungan Bobotoh dengan Kemenangan atas Persija
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
-
Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439