/
Rabu, 12 Juli 2023 | 16:56 WIB
Elektabilitas Anies Baswedan Tak Kunjung Ada Perbaikan, Arsul Sani: Pendukungnya Gak Usah Baper... (Suara.com/Novian)

Elite Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menyoroti hasil survei dari Lembaga Survei Indonesia (LSI). Baru-baru ini survei terkait dengan elektabilitas calon presiden alias capres dimenangkan oleh Prabowo Subianto jika berdasarkan survei organisasi tersebut.

Arsul membuat kelakar yang unik terkait dengan hal tersebut, pasalnya belum  ada konsistensi terkait dengan siapa yang paling unggul dalam Pilpres 2024. Tiga sosok yang paling digadang-gadang maju yakni Prabowo, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan masih terus bersaing dengan ketat.

Namun Sani mengaku bahwa ia masih menunggu hasil survei yang hasilnya dimenangkan oleh sosok Anies. Seolah sindiran bahwa mantan menteri pendidikan itu kalah soal elektabilitas jika dibandingkan dua lawannya dalam pesta demokrasi.

"Lembaga survei & hasil survei bacapres itu memang "ber-bhineka" ya ...., ada yg Mas @ganjarpranowo unggul, ada yang Pak @prabowo unggul. Kita tunggu hasil survey yang Mas @aniesbaswedan unggul," cuitnya lewat Twitter, Rabu (12/7).

Meski begitu, ia menekankan bahwa hasil survei ini bukan patokan yang wajib untuk dipercaya oleh seluruh masyarakat dalam berpolitik. Oleh karenanya setiap pendukung dari ketiga capres tersebut seharusnya santai saja.

Arsul menegaskan bahwa tinggi elektabilitas bukan berarti akan pasti memang begitupun sebaliknya yang memiliki elektabilitas kecil tak perlu bersedih diri.

"Pendukung & buzzers gak usah baper kalo bacapresnya tidak unggul, gak usah pula busungkan dada kalo bacapresnya yang unggul, gak usah juga kelewatan puji-puji ataupun suudzon terlalu dalam sama lembaga survey-nya," tegasnya.

Diketahui, Lembaga Survei Indonesia (LSI) baru-baru ini merilis hasil surveinya terkait dengan Pilpres 2024. Hasilnya adalah seperti berikut ini: Prabowo 35,8%, Ganjar 32,2% dan Anies 21,4%

Baca Juga: CEK FAKTA: JIS Jadi Sampah, Pembangunan di Era Anies Baswedan di Bawah Standar!

Load More