/
Rabu, 12 Juli 2023 | 20:35 WIB
Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat meninjau proses seleksi Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-17 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (12/7/2023). (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan penentuan layak tidaknya stadion untuk Piala Dunia U-17 di Indonesia adalah FIFA. Jokowi berkunjung ke Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat untuk melihat progres renovasi untuk Piala Dunia U-17 2023.

Stadion si Jalak Harupat rencananya menjadi salah satu dari delapan stadion yang diajukan PSSI kepada FIFA untuk menggelar pertandingan Piala Dunia U-17 2023. Jokowi menegaskan layak tidaknya suatu stadion untuk Piala Dunia U-17 dilakukan oleh FIFA, bukan dirinya.

Menurut Jokowi tugas pemerintah hanya menyiapkan stadion. Pada kunjungannya kali ini, Jokowi melihat serta meninjau proses seleksi pemain untuk Piala Dunia U-17. “Layak tidaknya (stadion) itu FIFA. Bukan Presiden. Tugas kita menyiapkan, memperbaiki, merenovasi. Kalau sudah, FIFA kesini dan kalau iya berarti layak,”tegas Jokowi.

Sebelumnya PSSI akan mengajukan delapan stadion kepada FIFA untuk menggelar pertandingan Piala Dunia U-17 2023. Enam diantaranya merupakan stadion yang sudah lolos kualifikasi FIFA ketika Indonesia masih berstatus tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

Keenam stadion itu adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Solo), Stadion I Wayan Dipta (Bali), dan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (Palembang).

Ketua Umum PSSI Erick Thohir  mengatakan PSSI akan mengajukan dua stadion lain ke FIFA hingga jumlah stadion yang diajukan berjumlah delapan. Salah satu stadion yang sudah disiapkan adalah Jakarta International Stadium (JIS).

Tag

Load More