- Polisi Italia menangkap ultras Inter Milan berusia 19 tahun sebagai pelaku pelemparan petasan ke Emil Audero.
- Penangkapan terjadi di Milan pada Selasa (4/2/2026) setelah analisis rekaman kamera pengawas stadion yang kuat.
- Insiden terpisah menyebabkan Menteri Dalam Negeri Italia melarang suporter Inter Milan laga tandang hingga 23 Maret.
Suara.com - Insiden pelemparan petasan yang mengarah ke kiper Timnas Indonesia, Emil Audero saat laga Serie A antara Cremonese vs Inter Milan akhir pekan lalu memasuki babak baru.
Dilansir dari Chiamamicitta.it, Aparat kepolisian Italia memastikan telah menangkap seorang ultras Inter berusia 19 tahun yang diduga sebagai pelaku pelemparan.
Penangkapan dilakukan oleh unit Digos (polisi intelijen Italia) di Milan pada Selasa (4/2/2026) waktu setempat.
Remaja tersebut diketahui dekat dengan kelompok ultras Inter, Viking, yang berbasis di Curva Nord Stadion San Siro. Ia ditangkap berdasarkan perintah jaksa Milan, Francesco Cajani.
Identitas pelaku terungkap setelah polisi menganalisis rekaman kamera pengawas stadion.
Bukti visual itu disebut cukup kuat untuk memastikan keterlibatan pelaku dalam aksi pelemparan petasan yang membuat Audero sempat terhuyung.
Saat ini, pelaku ditahan di penjara San Vittore, Milan, dan dijadwalkan menjalani sidang konfirmasi penahanan.
Pihak berwenang menegaskan bahwa pelaku bukanlah suporter lain yang sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit akibat petasan yang meledak di tangannya sendiri.
Suporter yang terluka tersebut diketahui berasal dari wilayah Cesena dan terdaftar sebagai anggota Inter Club San Marino. Ia memegang petasan berbeda yang meledak sebelum sempat dilempar.
Baca Juga: Pentolan Viking Bantah Anggotanya Pelaku Pelemparan Flare ke Emil Audero
Dengan demikian, polisi memastikan dua insiden terpisah terjadi pada laga tersebut.
Dampak dari insiden ini juga menjalar ke ranah administratif. Menteri Dalam Negeri Italia, Matteo Piantedosi, menjatuhkan larangan laga tandang bagi suporter Inter hingga 23 Maret mendatang.
Keputusan ini diambil sebagai langkah tegas untuk meredam potensi kerusuhan lanjutan sekaligus memberi efek jera terhadap aksi kekerasan di stadion.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Pentolan Viking Bantah Anggotanya Pelaku Pelemparan Flare ke Emil Audero
-
Gesture Tak Suka Saat Diganti, Marcus Thuram Bakal Hengkang dari Inter Milan?
-
Emil Audero Ceritakan Detik-detik Flare Meledak di Dekatnya: Saya Tak Bisa Menghindar
-
Apa Kabar Luke Xavier Keet? Pemain Diaspora yang Kini Jadi Pengangguran
-
Maarten Paes Jadi Inspirasi, Kiper Muda Ajax Siap Belajar dari Seniornya
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Kata-kata Marc Klok Usai Tak Tembus Skuad Final Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
-
Elkan Baggott Tiba di Jakarta Jelang Bela Timnas Indonesia
-
Manchester City Juara Carabao Cup Usai Tumbangkan Arsenal 2-0
-
Jay Idzes Dkk Sukses Tahan Imbang Juventus, Fabio Grosso: Keberanian Kami Dibayar Lunas
-
Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola
-
Eliano Reijnders Siap Sikut Rekan Sendiri Demi Masuk Starting XI Timnas Indonesia
-
Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Elkan Baggott Duet dengan Jay Idzes?
-
Kabar Buruk dari Jerman! Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Cedera Lutut
-
Juventus Tak Mampu Kalahkan Jay Idzes Cs, Begini Luapan Kekecewaan Spalletti
-
Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes