Beredar sebuah video di media sosial Facebook yang berisikan narasi bahwa Ganjar Pranowo telah disiapkan untuk membangun pangkalan militer Cina di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Berikut narasi yang ditulis oleh pengunggah video: “J-kw 5ang4t KtakutÄN!! SARANg P.K.1 9n4ga Dit3mukan!! Ganj4r Jadi Bon¢K4 Si S!pit”
Di dalam thumbnail video, terlihat ada kegiatan penyerahan berkas dan ada beberapa tokoh penting seperti Presiden Joko Widodo dan Luhut Binsar Pandjaitan.
Setelah dilakukan penelusuran oleh turnbackhoax.id, foto tersebut merupakan foto acara penyerahan berkas gugatan sengketa Pemilu 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019).
Foto itu diunggah pada artikel tribunnews.com dengan judul “pengacara prabowo sandi hanya 8 orang dikeroyok pengacara jokowi amin dan kpu 56 orang.”
Berdasarkan penjelasan tersebut, narasi Ganjar Pranowo telah disiapkan untuk membangun pangkalan militer Cina di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara termasuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Sementara itu, baru-baru ini Ganjar ditanya mengenai pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dalam acara Rakernas XVI Asosiasi Pemerintah Kota Se Indonesia (APEKSI).
Pertanyaan tersebut dilontarkan oleh Ketua Umum APEKSI Bima Arya di depan wali kota dari seluruh wilayah yang hadir di lokasi yaitu di Upperhills Convention Hall Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis (13/7/2023).
Menanggapi pertanyaan tersebut, Ganjar menilai upaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke wilayah Kalimantan merupakan upaya memindahkan mindset, bukan hanya sekadar tempat.
Baca Juga: Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni, Gelandang Palestina Resmi Gabung Bali United
"Kenapa pak presiden memindahkan ibu kotanya ke wilayah Kalimantan? Itu bukan pindahkan tempat loh. Tapi memindahkan mindset," ujar Ganjar, dikutip Suara Liberte dari tayangan di Kompas TV pada Jumat (14/7/2023).
Bakal calon presiden dari PDI Perjuangan (PDIP) ini kemudian mengatakan bahwa pemindahan ibu kota akan mewujudkan mimpi Indonesia di masa mendatang.
"Nanti ada perilaku, ada cerita ekonomi hijau dan ekonomi biru itu dalam desain besar yang ada di sana. Harapannya biasanya kalau gulanya ditaruh di situ, semutnya akan datang. Maka kemudian apa yang diusulkan tadi bagaimana Kalimantan dikelola, saatnya kita berbicara," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar