Ada dua permasalahan yang saling terkait dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), yakni minimnya daya tampung sekolah negeri dan permasalahan sistem seleksi.
Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ratih Megasari Singkarru, mengatakan, kedua masalah itu berdampak sangat signifikan terhadap keluarga kurang mampu yang kesulitan mendapatkan akses ke pendidikan yang berkualitas.
Setiap anak Indonesia harus memiliki kesempatan yang setara untuk mengakses pendidikan berkualitas tanpa memandang latar belakang ekonomi atau jarak rumah mereka dari sekolah.
“Harapan kita adalah adanya solusi yang dapat meningkatkan daya tampung sekolah negeri, memperbaiki sistem seleksi PPDB, dan memberikan akses yang lebih luas bagi keluarga kurang mampu,” ujar Ratih dalam keterangan tertulis, dikutip Liberte Suara, Jumat (14/7/2023).
Ratih mendorong agar proses PPDB terus dievaluasi dan diperbaiki berdasarkan pengalaman serta umpan balik dari semua pihak yang terlibat. Pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat harus berkolaborasi dalam mengidentifikasi kelemahan sistem dan mencari solusi yang lebih baik.
“Evaluasi berkala dan pelibatan masyarakat dalam perencanaan dan implementasi kebijakan PPDB akan membantu memastikan kesuksesan jangka panjang,” imbuhnya.
Jika terdapat indikasi kecurangan dalam PPDB, lanjut Ratih, langkah-langkah hukum harus diambil untuk menindak pelaku dan mencegah praktik semacam itu di masa depan. Proses seleksi harus terjaga dari campur tangan oknum yang tidak bertanggung jawab dan calo-calo domisili yang merugikan.
“Dalam hal ini, kerja sama antara pihak sekolah, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum sangat penting,” tegasnya.
Lebih lanjut, menurut Ratih, sekolah swasta dapat menjadi alternatif bagi keluarga yang tidak dapat mengakses sekolah negeri. Namun, pemerintah daerah perlu memperkuat kerja sama dengan sekolah swasta untuk memberikan bantuan finansial kepada keluarga kurang mampu melalui program bantuan.
Baca Juga: Arsitek JIS Buka Suara: Stadion JIS Sudah Penuhi Standar FIFA!
“Misalnya Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Bantuan Pendidikan Masuk Sekolah (BPMS) di Jakarta,” imbuhnya.
Masalah lain yang tidak kalah penting, lanjut Ratih, yakni edukasi tentang hak-hak dan kesempatan pendidikan di masyarakat, terutama bagi keluarga kurang mampu. Masyarakat perlu diberikan informasi yang jelas tentang program-program bantuan, jalur akses sekolah, dan hak mereka dalam mengakses pendidikan.
“Kita memiliki harapan besar untuk mewujudkan akses pendidikan yang adil dan merata di seluruh wilayah di Indonesia. Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor pendidikan, semoga kita dapat mewujudkan solusi yang berkelanjutan untuk mengatasi masalah akses pendidikan untuk menjadi lebih berkeadilan,” pungkas legislator NasDem dari Dapil Sulawesi Barat itu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran Rupiah
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Piala Dunia 2026 Dimulai! Jadwal Pembukaan dan Link Streaming Pertandingan
-
Korupsi Makan Bergizi Gratis Memanas! Kejagung Isyaratkan Jumlah Tersangka Bakal Bertambah
-
Iwan Fals, Dewa 19, dan NDX AKA Bakal Ramaikan +62 Coffee R-I Fest 2026
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit
-
Listrik Jabodetabek Padam Bergilir
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
Kronologi Pria Ngamuk Bawa Parang di Sekayu Muba, Lukai Warga hingga Tewas Dilumpuhkan