Salah satu arsitek Jakarta International Stadium (JIS), Prasetyo Adi buka suara terkait kekisruhan renovasi JIS. Ia mengklaim terlibat sejak 2010 hingga akkhirnya stadion JIS selesai. “Stadion ini sudah memenuhi standar. FIFA itu punya buku panduan. Dan di tim kami ada inspektor FIFA,”Kata dia seperti dikutip dalam youtube Abraham Samad SPEAKUP pada Jumat (14/7).
Adi mengatakan FIFA sebetulnya sudah pernah mengunjungi JIS saat masih tahapan konstruksi. Dan menurutnya FIFA memberikan komentar yang positif. “Apa yang kami desain sudah memenuhi ketentuan. Yang paling penting keselamatan dan keamanan sudah terpenuhi,”tegasnya. Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan penentuan layak tidaknya stadion untuk Piala Dunia U-17 di Indonesia adalah FIFA.
Hal itu dikatakan Jokowi saat berkunjung ke Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat untuk melihat progres renovasi untuk Piala Dunia U-17 2023. Stadion si Jalak Harupat rencananya menjadi salah satu dari delapan stadion yang diajukan PSSI kepada FIFA untuk menggelar pertandingan Piala Dunia U-17 2023. Jokowi menegaskan layak tidaknya suatu stadion untuk Piala Dunia U-17 dilakukan oleh FIFA, bukan dirinya.
Menurut Jokowi tugas pemerintah hanya menyiapkan stadion. “Layak tidaknya (stadion) itu FIFA. Bukan Presiden. Tugas kita menyiapkan, memperbaiki, merenovasi. Kalau sudah, FIFA kesini dan kalau iya berarti layak,”tegas Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati