Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta (KWJ), Andi Sinulingga, mengaitkan kunjungan terbaru Anies Baswedan dengan musibah kebakaran depo bahan bakar minyak Plumpang.
Diketahui Bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) itu melakukan kunjungan ke Kampung Tanah Merah, Jakarta Utara pada Jumat (14/7/2023).
Warga tampak menyambut kedatangan Anies. Ada yang mendekati untuk mengajaknya bersalaman dan ada pula yang mengajaknya berfoto. Selain itu, terdapat spanduk berisi dukungan warga agar Anies menjadi presiden 2024.
"Selamat datang di Tanah Merah Bapak Anies R Baswedan. Pemimpin kami for President 2024. Sehat selalu dalam lindungan Allah," demikian isi poster itu.
Melihat sambutan tersebut, Andi jadi mengerti alasan Anies santai dan tidak emosi sedikit pun ketika dia dipojokkan dalam peristiwa kebakaran depo BBM Plumpang.
“Lihat sambutan warga ini, bisa di mengerti kenapa Anies santai aja tak sedikitpun emosi ketika ada operasi besar untuk timpakan semua kesalahan pada dirinya atas meleduknya tangki pertamina,” ujar Andi, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @AndiSinulingga pada Sabtu (15/7/2023).
Itu karena, Anies percaya diri dan mengetahui betul bahwa warga tidak mudah dihasut. “Anies percaya diri, warga itu ngerti & tak mudah di hasut-hasut begitu,” jelasnya.
Seperti diketahui, Anggota DPRD DKI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Gilbert Simanjuntak menyebut Anies harus ikut bertanggung jawab dalam musibah kebakaran depo BBM Plumpang yang terjadi pada Jumat (3/3/2023).
Itu karena, Anies memberikan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) kepada warga saat menjadi gubernur padahal lahan yang ditempati warga adalah milik PT Pertamina.
Baca Juga: Alasan Luis Milla Mundur dari Persib Bandung, Bikin Umuh Muchtar Terkaget-kaget
“Lahan tersebut adalah milik PT Pertamina yang ditempati warga, akan tetapi oleh Anies sewaktu menjabat Gubernur diberi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) yang jelas bertentangan dengan peraturan,” ujar Gilbert, dikutip dari Tempo.
Sementara itu saat diwawancarai Jurnalis senior Karni Ilyas, Anies memberikan alasan mengapa dirinya memberikan IMB pada kawasan Kampung Tanah Merah saat menjabat sebagai gubernur.
Anies mengatakan bahwa IMB Tanah Merah bersifat sementara agar rakyat dapat memperoleh hak dasar seperti air dan listrik.
“Masalah tanahnya masih sengketa ya biarkan saja nanti diputuskan pengadilan, yang paling penting kita sudah memberikan hak-hak dasar rakyat,” ujar Anies.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation
-
Terjepit Harga Bahan Baku Naik dan Gelombang PHK, Omzet Pengusaha Kopi Sidoarjo Anjlok 50 Persen