Eks Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu kembali memberikan kritikannya atas kebijakan yang dilakukan oleh pemerintahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kali ini terkait dengan sejumlah proyek yang dibangun mereka di Jawa Barat.
Eks pejabat negara ini menyoroti setidaknya dua proyek yang menurutnya bermasalah dalam wilayah itu, Bandara Kertajati dan Kereta Cepat Jakarta Bandung. Keduanya menjadi perhatian lantaran proyek-proyek tersebut berujung akan ditutupkan dua hal yang sudah lama dinikmati oleh masyarakat di Jabar.
Said Didu mengatakan, dua proyek tersebut adalah manifestasi bagaimana kebijakan pemerintah telah mengorbankan kepentingan dari masyarakat hanya demi sebuah ambisi pemimpin dari Indonesia.
"Kasihan benar orang Bandung jadi korban proyek ambisius," tegasnya seperti yang dilansir dari @msaid_didu, Minggu (16/7).
Bandara Kertajati misalnya, ia menyayangkan bagaimana tempat tersebut demi keuntungan hingga citra berprestasi pemimpin negara sampai menutup Bandara Husein Sastranegara. Begitu juga kereta cepat, ia menyayangkan bahwa proyek tersebut akan berujung ditutupnya Argo Parahyangan.
"Demi hidupkan Kertajati, Bandara Husein akan ditutup atau dibuka terbatas. Demi hidupkan Kereta Api Cepat, Kereta Api Parahyangan direncanakan akan ditutup," jelasnya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi mengumumkan telah memberikan instruksi bahwa akan ada perubahan cukup besar dalam transportasi penerbangan menyusul akan segera beroperasinya Bandara Kertajati di Oktober 2023.
"Nantinya dimulai bulan Oktober, (Bandara Kertajati) akan operasi penuh. Artinya dari Bandara Husein Sastranegara akan digeser ke Kertajati, utamanya untuk yang pesawat jet," ucap Jokowi.
Baca Juga: Beredar Video Ganjar Diduga Teguk Miras, Loyalis: Cara Lama yang Dipakai untuk Serang Pak Jokowi
Sementara Vice President Public Relations PT KAI Joni Martinus pernah mengatakan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kebijakan menyusul adanya wacana penutupan dari Argo Parahyangan.
"Adapun jika nantinya diputuskan pemerintah seperti itu, KAI sebagai operator tentunya akan patuh terhadap kebijakan dan peraturan pemerintah," kata Joni
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Novel Haru-Biru, Dua Kisah Menyentuh tentang Cinta dan Pengorbanan
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
5 Weton Paling Ditakuti Makhluk Halus Menurut Primbon Jawa
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Prediksi Tunisia vs Jepang: Elang Kartago Krisis, Samurai Biru Mendominasi?
-
Rapi dan Effortless! Intip 4 Inspo OOTD Smart Casual ala Nam Joo Hyuk