Penggiat Media Sosial, Yusuf Dumdum buka suara terkait dengan pelantikan dari Budi Arie Setiadi. Ia tak bisa menilai pasti mengapa sosok itu diangkat menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).
Hal ini menjadi kontroversi tersendiri bagi sejumlah pihak khususnya pendukung dari Ganjar Pranowo. Pasalnya baru-baru ini politikus itu terlihat condong ke Prabowo Subianto. Hal ini bahkan sampai disebut sebagai tanda bahwa presiden lebih memilih untuk mendukung menteri pertahanannya di Pilpres 2024.
Meski begitu, Yusuf santai melihat hal ini. Dirinya mengungkit bahwa manuver ini terkait dengan cara merangkul lawan politik yang sering dilakukan oleh Presiden Jokowi.
"Kebanyakan kita baru tahu setelah lawan politiknya tak berdaya dalam keadaan 'dipangku.' Jadi nikmati saja semua ini," jelasnya lewat akun medsos @yusuf_dumdum, Senin (17/7).
Presiden Jokowi menurutnya memiliki manuver politik yang sulit untuk dibaca tak hanya oleh lawan namun juga sesama koalisinya sendiri, oleh karenanya ia santai saja dan menikmati ending kemana manuver ini akan membawa Budi Arie.
"Langkah politik Jokowi memang kelas tinggi. Bahkan saya pernah dengar, orang yang ada di dekatnya pun sulit memahami langkah politik Jokowi," tegasnya.
Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja melantik Budi Arie Setiadi, menjadi Menteri Komunikasi & Informatika (Menkominfo). Sosok itu akan mengatur sejumlah hal terkait dengan pembangunan infrastruktur komunikasi hingga keamanan data di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA