/
Selasa, 18 Juli 2023 | 21:04 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menemui Capres Anies Baswedan di kediamannya Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (21/3/2023). (Ist)

Kader PDI Perjuangan (PDIP) Ferdinand Hutahaean menyorot tak kunjung diumumkannya calon wakil presiden dari Anies Baswedan. Ia menduga ada kisruh internal seperti yang selama ini terlihat dalam beberapa moment jelang Pilpres 2024.

Menurutnya, mantan menteri pendidikan tersebut sepertinya memang sudah memiliki pilihan siapa yang akan menjadi cawapresnya, ia adalah sosok dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Hal ini bukan tanpa alasan, Anies ingin tiket pencapresannya aman lewat menjaga solidaritas dari ketiga mitra partai politik yang mengusungnya dalam Koalisi Perubahan.

"Anies tuh pengen banget gandeng AHY, yang penting dapat tiket Pilpres," ucapnya seperti yang dilansir dari @ferdinand_mpu, Selasa (18/7).

Masalahnya timbul dalam kemungkinan duet tersebut bisa menang dalam pesta demokrasi. Hal ini membuat tiga dua partai politik lainnya enggan mengusung duet dari Anies-AHY.

Wacana duet tersebut ditolah oleh Surya Paloh, Jusuf Kalla dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Akhirnya pengumuman cawapres tak kunjung terjadi.

"Tapi kayaknya SP JK PKS tak setuju. Jadi ya gitu deh AHY dilepeh terus," jelasnya.

Terbaru, Ketum NasDem Surya Paloh juga mengatakan sosok cawapres masih berada di genggaman Anies. Selain itu ia tidak menutup kemungkinan bakal ada pertemuan antara Jokowi dan Anies. Alasannya, Paloh mengungkap Jokowi sempat menanyakan sosok cawapres dari Anies Baswedan.

"Nah Pak Jokowi juga tanya, siapa ini wakil presidennya ini, saya bilang saya belum mikirin itu, yang saya tahu (urusan) Pak Anies itu, ha ha ha," kata Surya Paloh di NasDem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (18/7/2023).

Baca Juga: Selalu Gaungkan Gagasan Perubahan, Kubu Anies Disentil: Hanya Sebatas Omong Kosong

Load More