Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun Panji Gumilang mengaku bangga terhadap sosok Presiden RI ke- yakni Soeharto.
Mulanya, Pemred Padasuka TV Yusuf Mars menanyakan perihal rumor kedekatan Panji Gumilang dengan Soeharto. “Kedekatan Anda dengan Soeharto waktu itu katanya Anda sangat dekat dengan Pak Harto,” tanyanya, dikutip Suara Liberte pada Selasa (18/7/2023).
Panji tidak menjawab secara gamblang perihal rumor kedekatan itu. Dia hanya mengingatkan bahwa Soeharto sudah wafat. “Sudah wafat,” ujarnya.
Adapun perihal Soeharto yang pernah menginap di Al Zaytun pada tahun 2005, Panji mengatakan dirinya hanya memberikan pelayanan. “Kalau dulu pernah nginep di sini, namanya bekas presiden ya dilayani,” ujarnya.
Dia menjelaskan bahwa Soeharto saat itu ingin menginap ketika datang untuk meresmikan gedung.
Disinggung perihal Soeharto berinvestasi, Panji mengaku tidak mengetahui bahasa investasi dan menjelaskan bahwa Al Zaytun mendapatkan dana halal dari kegiatan ekonomi.
Namun, ketika Soeharto datang dan memberikan bantuan semestinya diterima. “Lah kalau Pak Harto datang ke sini memberikan prasasti. Nah kalau memberi sesuatu ya harus diterima. Sombong amat kalau nggak nerima pemberian orang,” ujar Panji.
Diakui Panji, bantuan yang diberikan Soeharto berupa atap genteng. “Genteng. Itu kan bangunan ada gentengnya,” ujarnya.
“Di sini lain Pak Harto itu lain. Kalau kita umpamanya bangunan Al Mustofa itu yang meletakkan batu sudutnya itu Pak Mustofa maka dinamakan Al Mustofa. Di sini, peletakkan pemasangan genteng oleh Pak Harto. Belum ada gentengnya dikirim genteng,” sambungnya.
Baca Juga: Politisi PDIP Budiman Sudjatmiko Temui Prabowo, Ini Reaksi Puan
Lebih lanjut, Panji mengaku bangga pada sosok Soeharto yang memiliki gelar sebagai ‘Bapak Pembangunan’.
“Bagaimana tidak bangga. Bapak pembangunan dan bisa menata Indonesia selama 32 tahun. Bagaimana tidak bangga? Maka itu madzhab pembangunan adalah Pak Harto,” tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan
-
5 Pelembap Lokal di Bawah Rp50 Ribu untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review Jujur Pengguna
-
Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain
-
Polisi Gelar Pra Rekonstruksi Kematian Steven Arya di Langkat
-
Ulasan Drama Taxi Driver, Keadilan Hukum di Balik Taksi Mewah Misterius
-
Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!
-
Review Serial I Will Find You: Sebuah Misteri Pelarian Emosional Sang Ayah
-
MJM 2026: Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Bakti Kesehatan, Dukung UMKM dan Warisan Budaya Yogyakarta
-
Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas
-
Teka-Teki Mayat Wanita di dalam Innova Pelat Merah di Parkiran Terminal 1 Bandara Juanda