Pengamat Sosial dan Politik, Tatok Sugiarto mengkritik janji yang baru-baru ini diucapkan oleh PDI Perjuangan (PDIP). Partai tersebut mengaju akan membangun stadion megah jika kursi presiden dimenangkan oleh Ganjar Pranowo.
Tatok menilai hal tersebut telat diberikan oleh PDIP. Menurutnya, sepuluh tahun partai tersebut sudah berkuasa namun baru kali ini mereka tiba-tiba berjanji akan membangun stadion untuk berkontribusi terhadap sepak bola dari Indonesia.
"Sudah hampir 10 tahun PDIP berkuasa, kok gak dibangun?" jelasnya seperti yang dilansir dari akun medsos pribadinya @QianzyZ, Kamis (20/7).
Lagi pula menurutnya tak perlu menunggu jagoan partai berlambang kepala banteng itu untuk menjadi presiden demi sebuah stadion. Bukti nyata adalah sosok dari Anies Baswedan.
Ia mengungkit bagaimana mantan menteri pendidikan tersebut dalam masa kepemimpinannya selama lima tahun menjadi gubernur telah sukses membangun Jakarta International Stadium (JIS).
"Anies saja baru satu periode gubernur sudah menyelesaikan JIS," tegasnya.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyebut, jika Ganjar Pranowo benar-benar menjadi Presiden di 2024, maka dia akan membangun stadion untuk klub sepak bola Indonesia.
"Ya kalau nanti Pak Ganjar terpilih nanti kita bangun yang hebat-hebat, sehingga sepak bola menjadi lambang supremasi Indonesia," kata Hasto.
Baca Juga: Jangankan Dilanjutkan, Kehadiran Program Jokowi Saja Gak Diakui Pendukung Anies Baswedan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!