Kemeja garis hitam putih terus menjadi perhatian, desainnya yang cukup unik ini menjadi perdebatan apalagi telah menjadi baju kampanye dari Ganjar Pranowo.
Sejumlah pihak begitu memuji desainnya yang simpel namun beberapa pihak justru keheranan dengan hal ini meski yang mendesain hal itu adalah Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Rudi Valinka misalnya, penggiat media sosial ini mengatakan bahwa ada baju yang lebih pas untuk dikenakan sebagai baju kampanya dari Ganjar. Yakni sebuah baju dengan motif garis berwarna merah putih dengan dasar hitam.
Menurutnya baju ini lebih terlihat mencolok dan segar untuk dipandang masyarakat, bahkan akan menjadi perhatian yang menarik jika digunakan oleh banyak orang dalam satu tempat atau peristiwa.
"Corak Baju ini menurut gue lebih bagus, menggambarkan merah putih dengan dasar hitam, lebih ceria tapi gak norak. Saat digunakan oleh ribuan orang menjadi bagus karena muncul warna kontrasnya," jelasnya seperti dilansir dari @kurawa, Jumat (21/7).
Meski desain garis hitam putih itu melambangkan sosok yang tak abu-abu seperti Ganjar, Rudi mengatakan jika desain garis merah putih hitam akan lebih bermakna karena bisa menambahkan kesan merakyat kepada jagoan dari PDI Perjuangan.
"Warna Baju ini lebih merakyat Ganjar Pranowo," tuturnya.
Berita Terkait
-
Serba Bawa-bawa Nama Jokowi, Identitas Ganjar Dipertanyakan: Anda Sendiri Itu Siapa Sebenarnya?
-
Memahami Sosok Megawati, Diyakini Duet Prabowo-Ganjar Akan Terwujud: Jutaan Orang Sedang Migrasi ke Prabowo
-
Tanggapan Santai Soal Keputusan Ganjar Copot Kepsek SMK N 1 Sale yang Disesalkan PGRI Jateng: Namanya Juga Lagi Kampanye
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan