Mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai, mengomentari perihal pertemuan Politisi senior PDI Perjuangan (PDIP) Budiman Sudjatmiko dan Bakal calon presiden dari Partai Gerindra yaitu Prabowo Subianto.
Keduanya diketahui bertemu di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Selasa (18/7/2023).
Pada pertemuan tersebut, Budiman mengatakan bahwa Indonesia tengah menghadapi krisis sehingga Indonesia yang diibaratkan seperti kapal harus dikayuh oleh orang yang memahami strategi, geopolitik, dan sejarah.
“Kita hadapi krisis perang, teknologi, kesehatan. Kapal Indonesia harus dikayuh oleh orang yang paham strategi, geopolitik, sejarah,” ujar Budiman, dikutip dari Suara.com.
Menurutnya memilih nahkoda kapal yang tepat sangat penting karena Indonesia merupakan kapal yang besar. “Karena Indonesia kapal besar, bukan panggung entertain saja,” sambungnya.
Menanggapi hal tersebut, Natalius menyoroti sosok Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang merupakan seorang negarawan.
“Ibu Mega Negarawan yang kawakan. Beliau buat yang terbaik untuk RI,” ujar Natalius, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @NataliusPigai2 pada Kamis (20/7/2023).
Natalius meyakini Megawati akan berbicara dengan Muhaimin Iskandar agar pasangan Prabowo-Ganjar bisa terwujud. Menurutnya, ada banyak orang yang sedang bermigrasi ke Prabowo.
“Semakin mendekati pendaftaran Ibu Mega akan berbicara dengan Prabowo & Muhaimin agar Prabowo-Ganjar terwujud. Pak Jokowi, Ketum Projo, Efendi, Budiman artinya jutaan orang sedang migrasi ke Prabowo,” ujar Natalius.
Baca Juga: Terungkap! Kasus HIV di Indonesia Ternyata Paling Banyak Akibat Laki-Laki Seks dengan Laki-Laki
Sementara itu, Politikus senior PDIP Adia Napitupulu mengungkapkan ada alasan Megawati memilih Ganjar yaitu karena Ganjar telah lolos ujian yang panjang dan komplit.
“Kita percaya betul bahwa apa yang sudah diputuskan oleh ketua umum itu,” kata Adian, dikutip dari Suara Sumatera.
“Ketua umum partai yang melewati sekian banyak masalah sulit sejak awal dulu tahun 96, 97, 98, dan sebagainya. Dia punya perhitungan yang cermat dan sempurna hasilnya adalah apa yang disampaikan ketua umum tadi,” tambahnya.
Tag
Berita Terkait
-
Budiman Bilang Indonesia Butuh Pemimpin Paham Geopolitik Strategis, Pengamat: Strong Endorsement buat Prabowo
-
Rekam Jejak Digital Budiman Sudjatmiko Nyinyir Prabowo: Dulu Sebut Manusia Gagal, Kini Beri Dukungan
-
Budiman Aktivis 98 Temui Prabowo, Pengamat Baca Dukungan-dukungan Elite, Aktivis hingga Masyarakat
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
Terkini
-
Erick Thohir Buka Suara Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026
-
Benarkah Beras dan Rokok Penentu Garis Kemiskinan Warga Jakarta?
-
4 Penyebab Oli Motor Bocor dan Cara Mengatasinya Sebelum Mesin Rusak
-
Mentalitas Juara Iran, Tak Gentar Hadapi Teror Suporter Timnas Futsal Indonesia
-
Seni Teater Indonesian Culture Night, dari Anak Bangsa di NTU untuk Singapura
-
Review Film Even if This Love Disappears Tonight: Ide Cerita Unik Dikemas dengan Pedih
-
Terbongkar! Kemenkes Tegas soal Pasien BPJS PBI Dinonaktifkan: Rumah Sakit Wajib Tetap Tangani
-
Prabowo dan PM Australia Teken Traktat Keamanan Bersama
-
Jelang Final Piala Asia Futsal 2027, Hector Souto: Iran yang Seharusnya Tertekan
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan