/
Jum'at, 21 Juli 2023 | 17:18 WIB
CEK FAKTA: DAHSYAT!! DPR, MPR BERSAMA KPK AKAN PERIKSA JOKOWI, GIBRAN & KAESANG TERKAIT KASUS KORUPSI & TPPU? (YouTube/Gajah Mada TV)

MPR, DPR, dan KPK diduga akan memeriksa Presiden Joko Widodo dan dua putranya, Gibran Rakabuming dan Kaesang terkait kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Kabar tersebut pertama kali disebarkan oleh kanal YouTube Gajah Mada TV melalui sebuah video berjudul, "DAHSYAT!! DPR, MPR BERSAMA KPK AKAN PERIKSA JOKOWI, GIBRAN & KAESANG TERKAIT KASUS KORUPSI & TPPU?".

Video YouTube itu memiliki gambar sampul yang telah direkayasa dan dibubuhi judul, "GEMPAR!! DPR, MPR, BERSAMA KPK AKAN PERIKSA JOKOWI, GIBRAN & KAESANG TERKAIT KASUS KORUPSI & TPPU?".

Apakah tuduhan akun tersebut itu benar?

PENJELASAN

Tim cek fakta turnbackhoax.id melihat, video pertama yang ditampilkan adalah video yang identik dengan unggahan dari akun Instagram dennyindrayana99 pada tanggal 25 Juni 2023 dengan judul caption “JOKOWI ADALAH (MASALAH) KITA: WAJIB DIBERHENTIKAN”.

Video kedua yang diunggah adalah video yang identik dengan pertemuan Prabowo dan Surya Paloh pada tanggal 2 Juni 2022 yang diliput oleh akun Youtube tvOneNews dengan judul “Pertemuan Prabowo dan Surya Paloh | Kabar Pagi tvOne”.

Video ketiga yang dicuplik adalah video yang identik dengan video pemberian penghargaan kepada Provinsi Jawa Tengah dari Kementerian Dalam Negeri sebagai provinsi dengan kinerja terbaik secara nasional yang diliput oleh akun Youtube KOMPASTV pada tanggal 29 April 2023 dengan judul “Jateng Jadi Provinsi Berkinerja Terbaik, Ganjar: Semua Lini Bekerja Melayani Masyarakat”.

SIMPULAN

Baca Juga: Komentari Anjloknya Indeks Persepsi Korupsi, Ganjar Disentil: Meragukan Jokowi Mas?

Tim turnbackhoax.id menyimpulkan konten ini telah dimanipulasi. 

Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video merupakan hasil editan kumpulan video yang diberi narasi yang menyesatkan. Tidak ditemukan informasi mengenai Jokowi, Gibran dan Kaesang yang diperiksa atas kasus korupsi dan TPPU seperti judul video.

Load More