Ketua Umum Barikade-98 Benny Rhamdani mengaku heran dengan langkah politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko yang datang menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya.
Menurut Benny, Budiman sudah melakukan tindakan yang tidak pantas di depan publik sebagai mantan aktivis 98. Terlebih, politikus PDIP itu jelas sangat melukai para keluarga aktivis 98 yang menjadi korban dalam tragedi tersebut.
Bahkan, Budiman dikatakan telah melakukan upaya untuk berdamai dengan masa lalu yaitu mengacu pada sosok sang Menteri Pertahanan.
"Budiman tidak sadar upaya berdamai dengan masa lalu yang dilakukan oleh Budiman ini sangat menyedihkan, menyakitkan, dan bahkan melukai khususnya keluarga korban dari 13 aktivis yang diculik mati terbunuh yang hingga hari ini kuburannya tidak pernah ditemukan di mana dan bahkan jenazahnya tidak pernah dilihat oleh keluarganya," kata Benny dalam pernyataannya, dikutip Liberte Suara, Sabtu (22/7/2023).
Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) itu meyakini langkah tersebut adalah upaya untuk memperbaiki masa depan Budiman sendiri dan bukan orang banyak.
"Mungkin Budiman berdamai dengan masa lalu karena Budiman sedang memikirkan tentang masa depannya," sambung Benny.
Mantan aktivis 98 itu juga menyinggung bahwa Budiman merupakan orang yang ada di lingkaran kekuasaan sebab itulah Budiman telah menunjukkan jati dirinya sendiri di hadapan publik.
"Saya ingat yang dikatakan oleh Abraham Lincoln bahwa untuk menguji karakter asli seseorang adalah dengan memberinya kekuasaan. Nah Budiman saat ini ada di panggung kekuasaan," pungkas Benny.
Baca Juga: PPP Ngebet Duetkan Ganjar-Sandiaga: Kita Optimis Menang
Berita Terkait
-
Budiman Sudjatmiko Akui Terkejut Melihat Hal Ini Ketika Berkunjung ke Kediaman Prabowo: Lah Kok Besar Banget
-
Sesama Aktivis 98, Budiman Akui Sempat Ngobrol dengan Nezar Patria Sebelum Bertemu Prabowo, Wamenkominfo Ceritakan Rahasia Ini
-
Pernah Berhadapan Saat Orde Baru, Ini Dua Faktor yang Membuat Budiman Yakin Prabowo Suksesor Jokowi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
3 Serbuk Anti-Sumbat Saluran Air, Solusi Pipa Mampet Akibat Rambut
-
Langkah Besar Menuju Damai, JD Vance Sebut Dialog AS - Iran Berjalan Positif
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
5 Air Cooler yang Dingin dan Hemat Listrik, Bikin Ruangan Sejuk Maksimal
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK
-
Memoar Getir Vabyo: Ketika Eksploitasi Kerja Dibungkus Ironi Komedi
-
3 Skincare Marina Bright Booster Harga Rp20 Ribuan, Pengguna Akui Ampuh Cerahkan Wajah
-
Pria di Musi Rawas Tewas Diracun Selingkuhan dengan Sianida, Ini Kronologinya
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing