Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Budiman Sudjatmiko menceritakan kesan-kesannya saat berkunjung ke kediaman Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Selasa malam (18/7/2023).
Budiman mengatakan bahwa dia datang menemui Bakal calon presiden Partai Gerindra itu atas keinginannya sendiri, tidak mewakili partai.
Namun, diakuinya dia tidak menyangka bahwa pertemuannya dengan Prabowo terlaksana seperti sebuah pertemuan yang besar karena disorot media.
“Saya nggak nyangka saja ketika di sana ternyata lah kok besar banget,” ujar Budiman, dikutip Suara Liberte dari kanal YouTube Mind TV Indonesia pada Jumat (21/7/2023).
Kader PDIP ini mengatakan pada awalnya dia hanya berniat mengobrol secara empat mata dengan Prabowo. Namun hal itu hanya terlaksana selama setengah jam.
“Artinya tadinya saya mau ngajak ngobrol empat mata. Oh besar banget. Ya udah akhirnya ngobrol dua jam. Satu setengah jam agak rame. Setengah jam baru ngobrol terbatas,” ujar Budiman.
Sementara itu, Prabowo mengaku menghargai kunjungan mantan aktivis ’98 itu. Tak disangkanya ternyata ia dan Budiman memiliki banyak kesamaan pemikiran.
“Saya sangat menghargai. Saya sangat menghormati. Saya terharu kedatangan Mas Budiman, dan begitu kita bicara, ternyata banyak pemikiran kita yang sama,” ujar Prabowo di Kertanegara, Selasa malam (18/7/2023), dikutip dari ANTARA.
Prabowo kemudian mengatakan kesamaan pemikiran itu salah satunya terlihat dari cita-cita mereka yang persis sama yaitu keinginan memperjuangkan kesejahteraan, keadilan, dan kemakmuran rakyat.
Baca Juga: Persija Jakarta Buka Peluang Kerja Sama dengan Selangor FC
“Itu persis juga cita-cita saya dari kecil; bahwa keadaan dan situasi membuat waktu itu kita berhadapan, bukan karena kita ingin berhadapan, situasi membuat begitu,” ujar Prabowo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026