Sebanyak 337 juta data penduduk di Direktorat Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri diduga bocor dan tersebar di media sosial. Merespons hal ini, Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi mengaku heran ada sebanyak 337 juta data pribadi yang bocor sementara penduduk di Indonesia hanya mencapai 277 juta penduduk.
“Respons Menkominfo terhadap kebocoran data ini tidak memadai dan terkesan mengalihkan isu. Meskipun jumlah penduduk Indonesia kurang dari jumlah data yang bocor, hal ini tetap menimbulkan keprihatinan besar karena informasi sensitif seperti nama, NIK, No KK, tanggal lahir, alamat, nama orang tua, dan data lainnya dapat digunakan untuk kejahatan siber dan tindakan penipuan,”Kata Pakar Kebijakan Publik, Achmad Nur Hidayat di Jakarta, kemarin.
Achmad mengatakan penjelasan Menkominfo tentang data pribadi yang dikumpulkan oleh berbagai instansi sebagai alasan kebocoran tidak dapat dijadikan pembenaran. “Seharusnya, pemerintah lebih proaktif dalam melindungi data pribadi warganya dengan meningkatkan sistem keamanan dan mengawasi instansi yang mengumpulkan data tersebut,”tegasnya.
Pemerintah pun harus segera mengambil langkah konkret dalam menangani masalah kebocoran data ini. Diantaranya pertama, melakukan investigasi yang menyeluruh dan transparan untuk menemukan sumber kebocoran dan bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Kedua bekerja sama dengan penegak hukum dan ahli keamanan siber untuk mengatasi potensi ancaman kejahatan siber yang dapat timbul akibat data yang bocor. Ketiga, meningkatkan sistem keamanan untuk seluruh instansi yang mengumpulkan dan menyimpan data pribadi masyarakat.
Dan keempat mengimplementasikan standar keamanan yang ketat dan mengawasi kepatuhan instansi tersebut untuk memastikan perlindungan data yang memadai.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar