Pengamat politik Burhanudin Muhtadi mengatakan kecenderungan pemilih muda untuk memilih Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto semakin tampak.
Hasil survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan, lebih dari 40% generasi muda khususnya generasi Z yang disurvei memilih sosok Menteri Pertahanan itu.
"Nah kemudian, nah ini yang sampai sekarang kita perlu kaji apa yang menyebabkan Prabowo Subianto unggul di generasi Z, 40,5% generasi Z, itu memilih Pak Prabowo termasuk generasi milenial," kata Burhanudin dalam pernyataannya, dikutip Liberte Suara, Senin (24/7/2023).
Selain generasi Z dan milenial, lanjutnya, Prabowo juga menjadi pilihan para generasi baby boomers, menurut data survei tersebut.
"Pak Prabowo unggul lagi di generasi baby boomers," ujar Burhanudin.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia itu mengungkap pola yang sama dari para pemilih berusia muda itu memilih Prabowo sejak pemilihan presiden (pilpres) 2014. Sebaliknya, pemilih berusia tua cenderung ke Joko Widodo.
"Indikator (Politik Indonesia) 2014 dan pilpres 2019 itu juga memberikan impresi semakin muda pemilih itu semakin memilih Prabowo Subianto. Jadi dua pilpres sebelumnya itu menunjukkan hasil pemilih tua itu cenderung ke Pak Jokowi, pemilih muda cenderung ke Pak Prabowo ini sepertinya berlanjut tren semacam itu," papar Burhanudin.
Ia meyakini tren yang dihasilkan dari data survei sekarang merupakan kelanjutan dari fenomena dua pilpres sebelumnya, yakni 2014 dan 2019.
Burhanudin melihat sejumlah alasan generasi Z dan milenial memilih Prabowo pertama karena Menteri Pertahanan memiliki latar belakang militer dan paham soal keamanan negara.
Baca Juga: Terungkap! Ini Profesi Mentereng Ibu Angkat Lolly, Nikita Mirzani Kalah Telak?
"Dari data yang ada kami menemukan pola keamanan dan ketertiban itu menjadi isu yang penting di mata generasi Z, selain menyusun menciptakan lapangan pekerjaan dan bicara keamanan dan ketertiban mungkin dikaitkan dengan sosok Prabowo yang berlatar belakang militer," ungkapnya, menambahkan.
Namun demikian, ia mengklaim bahwa perlu ada penelitian lebih lanjut mengenai alasan tersebut menjadi pilihan para generasi muda. Yang pasti hal tersebut merupakan fenomena sangat menarik untuk diteliti.
"Tetapi pertanyaannya mengapa generasi Z penting isu keamanan dan ketertiban itu juga lagi-lagi butuh studi lebih jauh ini kan kita hanya mendapatkan data indikatif mungkin buat generasi Z," pungkas peneliti Indikator Politik Indonesia itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Review Azzura Luminous Cushion: Harga Terjangkau, Wajah Glowing Instan
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya
-
Naik BRT Bisa Dapat Diskon Wisata, Dusun Semilir Hadirkan Inovasi Transportasi-Pelancongan di Jateng
-
Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya
-
60 Ribu Calon Mahasiswa Lepas Kursi SNBP, Unhas Justru Catat Tren Positif
-
Iran di Ujung Tanduk! Ini Skenario Team Melli Lolos atau Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Perdana Tayang, House of the Dragon S3 Raih 21,5 Juta Penonton dalam 3 Hari
-
MLSC All-Stars 2026: All-Stars Jakarta Amankan Tiket Final Usai Tekuk Yogyakarta
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Rekomendasi Ombre Wardah Staylock Lip Matte yang Tahan 20 Jam, Makan Ayam Geprek Tetap On!