Pengamat Politik Rocky Gerung mengomentari perihal kelangkaan gas LPG bersubsidi yang belakangan terjadi dan dikeluhkan masyarakat.
Menurutnya, penyebab dari kelangkaan gas LPG bersubsidi tersebut karena Erick Thohir tidak menjalankan tugasnya sebagai Menteri BUMN dengan baik.
“Kita bisa tuduh aja kenapa kelangkaan energi? Ya karena Erick Thohir nggak bekerja. Kan gampang aja kan,” ujar Rocky, dikutip Suara Liberte dari kanal YouTube pribadi pada Rabu (26/7/2023).
Adapun tugas yang tidak dikerjakan Erick yaitu mengurus kebutuhan dasar rakyat. Menurut Rocky, Erick hanya menggunakan BUMN untuk ajang kampanye.
“Apa yang nggak dikerjain Erick Thohir? Ya mengasuh rakyat ini supaya kebutuhan dasar yang dimandatkan pada dia bahwa BUMN itu tugasnya mengurus rakyat, bukan dipakai untuk kampanye. Kan itu intinya kan,” ujarnya.
Di sisi lain, lembaga survei mengatakan bahwa elektabilitas Erick sebagai kandidat bakal calon wakil presiden meningkat karena kinerjanya di Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Oleh karena itu, ahli ilmu filsafat ini menilai perlunya elit bangsa untuk melakukan evaluasi setiap hari terhadap kinerja seorang pejabat.
“Yang musti kita ingatkan pada elit bangsa ini bahwa politik itu adalah evaluasi tiap hari tentang kinerja seseorang, bukan sekedar tunggu dia membagi-bagikan hoodie bag atau datang dengan container yang berisi makanan tiba-tiba dianggap itu hadiah dari dia sendiri,” jelas Rocky.
Sementara itu, Erick Thohir diketahui belum memberikan keterangan terkait kelangkaan gas LPG bersubsidi kendati Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta media untuk bertanya kepada Menteri BUMN.
Baca Juga: Lionel Messi Menggila! Cetak 2 Gol 1 Assist saat Inter Miami Bungkam Atlanta United 4-0!
"Jadi mengenai kelangkaan, nanti biar Pak BUMN yang jawab, karena ini menyangkut Pertamina di bawah beliau (Erick), ya. Tanyakan," ujar Presiden Jokowi yang disampaikan presiden dalam keterangan resminya melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (24/7/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup
-
3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi
-
Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Quiet Quitting ala ASN: Pilih Jalan Fungsional Biar Gak Jadi Pejabat Struktural