Juru Bicara Anies Baswedan, Sudirman Said, mengungkap perihal penjegalan bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) itu.
Menurutnya, ada salah satu peristiwa monumental yang sangat menunjukkan adanya upaya penjegalan Anies yaitu gelar perkara hingga 19 kali di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Satu yang sangat monumental. Tidak pernah ada dalam sejarah republik ini gelar perkara sampai 19 kali. Itu kalau buka usaha untuk menjegal, apalagi itu?” ujar Sudirman di tayangan Livi on Point Kompas TV, dikutip Suara Liberte pada Rabu (26/7/2023).
Menurutnya, hal tersebut merupakan usaha penjegalan karena ada ketidaksesuaian dalam proses hukumnya bahkan hingga menimbulkan keretakan di tubuh KPK.
“Orang sudah memaklumi bahwa itu memang usaha penjegalan. Sudah disidangkan, dibicarakan, sampai akhirnya menimbulkan keretakan di tubuh KPK para pimpinan KPK jadi centang perenang nggak karuan,” jelas Sudirman.
Selain itu, contoh lain dari upaya penjegalan Anies adalah rumput Jakarta International Stadium (JIS) yang dipersoalkan.
Oleh karena itu, seandainya ada yang menyebut tidak ada penjegalan terhadap Anies, dia menilai orang tersebut tidak bisa membaca situasi.
“Atau belakangan lah itu soal rumput-rumputan itu. Ini untuk menyebut beberapa contoh saja yang memang kalau dikatakan tidak ada penjagalan menurut saya sih itu orang itu tidak bisa membaca gitu,” ujar Sudirman.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberitaan KPK Ali Fikri membantah tudingan bahwa KPK menjegal langkah Anies Baswedan untuk maju ke kontestasi Pilpres 2024.
Baca Juga: Resmi! Persib Bandung Tunjuk Bojan Hodak Jadi Pelatih Baru, Simak Profilnya
“Sekali lagi kami berharap bahwa masyarakat, siapapun itu, jangan kemudian selalu mengkaitkan dengan politik, karena kami lembaga penegak hukum,” ujar Ali di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/1/2023), dikutip dari Suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Pompa Air Otomatis yang Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasi Terlaris dan Hemat Listrik
-
Lipstik Wardah Apakah Tahan Lama? Ini 4 Pilihan dengan Klaim Awet hingga 20 Jam
-
ASN Pemukul Perawat di RSUD Koesnadi Jadi Tersangka
-
Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan
-
Bocoran! Oppo Reno16 Series Meluncur 3 Juli 2026, Usung Desain Planet 3D dan Fitur AI Unik
-
4 Urutan Skincare Wardah saat Kulit Purging agar Cepat Pulih, Lengkap dengan Harga dan Review
-
Bisa Lewat HP, Ini Cara Cek Penerima Bansos BPNT Juni 2026
-
Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik