Beredar video berjudul "GEMPAR!! DATANGI GEDUNG KPK, AHOK SERAHKAN BUKTI KORUPSI BESAR ANIES," yang diunggah oleh akun YouTube Benteng Istana pada Selasa (18/7/2023).
Narasi judul video itu mengarahkan penonton agar percaya bahwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyerahkan bukti korupsi besar yang dilakukan Anies Baswedan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mantan Gubernur DKI Jakarta itu disebut mendatangi kantor lembaga anti-rasuah sambil membawa bukti-bukti korupsi Anies Baswedan.
Video itu pun didukung dengan gambar thumbnail bahwa Anies Baswedan memakai rompi oranye dan Ahok yang tampak membawa tumpukan berkas.
Selain itu, video itu lengkap disertai tulisan "DATANGI GEDUNG KPK AHOK SERAHKAN BUKTI KORUPSI BESAR ANIES."
Penjelasan :
Berdasarkan penelusuran video tersebut secara keseluruhan yang berdurasi 8 menit 18 detik, tidak ditemukan informasi terkait Ahok mendatangi gedung KPK seraya membawa bukti korupsi besar yang dilakukan Anies Baswedan.
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau berita kredibel yang menyatakan bahwa Ahok melakukan hal demikian.
Kesimpulan :
Baca Juga: Polisi: Wanita yang Bawa Kabur Mobil Patroli di Tol Becakayu Positif Narkoba
Video dengan judul "GEMPAR!! DATANGI GEDUNG KPK, AHOK SERAHKAN BUKTI KORUPSI BESAR ANIES," yang diunggah oleh akun YouTube Ragam Benteng Istana pada Selasa (18/7/2023) memiliki konten yang menyesatkan atau hoax.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka