Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sigit Widodo menyoroti kedatangan putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep ke Kota Depok pada Selasa (25/7).
Adapun Kaesang Pangarep mendarat di Kota Depok itu untuk meresmikan usaha miliknya, yakni Sang Pisang dan Yang Ayam yang berlokasi di Jalan Abdul Wahab, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.
Hal tersebut ditanggapi oleh Sigit Widodo melalui akun Twitter pribadinya. Dalam cuitan di akun Twitternya, Sigit Widodo pun menyinggung soal pihak yang mengira bahwa kedatangan sosok yang didukung PSI menjadi Wali Kota Depok selanjutnya itu ialah demi kepentingan politik. Bahkan, ada pula petugas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang turut hadir dalam pembukaan gerai usaha Kaesang Pangarep.
"Jelas bukan. Kan sudah dibilang ini Grand Opening Sang Pisang Sawangan, Depok. Tapi tadi ada petugas Bawaslu ikut ngawasin pembukaan gerai pisang, loh," ujar Sigit Widodo dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @sigitwid, Rabu (26/7).
Sigit Widodo pun menyentil bahwa adanya ketakutan dari Bawaslu bahwa produk yang diperjualkan Kaesang Pangarep itu melakukan kampanye.
"Mungkin takut pisangnya kampanye," tandasnya.
Sementara itu, dalam acara peresmian usaha Sang Pisang, Kaesang Pangarep itu tampak ditemani sang istri, Erina Gudono.
Terkait tudingan adanya langkah politik serta isu pencalonannya sebagai Wali Kota Depok, Kaesang Pangarep enggan menjawabnya. Namun ketika dirinya berkesempatan naik ke atas panggung, Kaesang pun memberi penegasan soal kedatangannya di Kota Depok
"Perlu saya ingatkan sekali lagi ini itu bukan kampanye. Saya di sini ingin membuka Sang Pisang di toko yang kedua, karena dulu sudah pernah di Margonda cuma tutup, makanya saya buka lagi di Sawangan kali ini." ungkap adik Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, yang sekaligus putra Presiden Jokowi tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan