Politikus senior PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko nan mendatangi rumah bakal calon presiden (capres) Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Pertemuan ini membuat politisi PDI Perjuangan (PDIP) Ribka Tjiptaning mengungkapkan pernyataan yang mewakili perasaannya. Dia menyebut jika Budiman Sudjatmiko sudah salah minum obat karena menemui sosok Prabowo Subianto.
Meski pernyataan tersebut tidak menjelaskan secara detail maksud ucapannya tersebut.
"Ya, kalau buat aku, dia itu ah udah sakit jiwa atau salah minum obat," kata Ribka, dikutip Liberte Suara.
Politisi PDIP Ribka Tjiptaning mengungkap apa yang dilakukan Budiman Sudjatmiko pasca menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Budiman disebutnya enggan mengangkat telepon dirinya.
Itu terjadi ketika Ribka menghubungi Budiman setelah selesai melakukan pertemuan dengan Prabowo di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Ribka menyebut Budiman tak mengangkat teleponnya. Pesan singkat yang dikirimnya juga tak direspons Budiman.
"Dia ku telepon nggak mau ngangkat, ku WA dia nggak mau balas," kata Ribka.
Melihat sikap Budiman seperti itu, Ribka meyakini satu hal. Menurutnya, Budiman takut dirinya marah karena sudah menemui Prabowo.
"Artinya, Budiman sendiri berpikiran kalau Mbak Ning pasti marah," terangnya.
Ribka menaruh perhatian khusus kepada Budiman karena keduanya sempat dekat ketika menjelang reformasi 1998.
"Karena aku sama budiman cukup dekat, dia sering tidur di rumah ku juga waktu tahun-tahun 96 waktu jaman perjuangan ‘Mbak aku tidur tempat Mbak Ning ya’," jelasnya.
Belum lama ini, Budiman melakukan pertemuan dengan Prabowo di kediaman di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (18/7/2023) malam. Usai melakukan pertemuan, Budiman menyebut kalau Prabowo dibutuhkan oleh bangsa Indonesia.
"Saya berharap Pak Prabowo sehat, teruskan tugas, tunaikan tugas dan saya ingin orang Indonesia layak untuk mendapatkan orang terbaik, salah satunya Pak Prabowo," kata Budiman.
Melansir Suara.com, Budiman menuturkan kalau maksud dirinya menemui Prabowo ialah untuk menyampaikan kalau Indonesia membutuhkan sosok yang dapat memancing persatuan. Terlebih saat ini masyarakat Indonesia dihadapkan dengan Pemilu 2024.
Kemudian, Budiman memandang dirinya memiliki cara pandang serupa dengan mantan Danjen Kopassus itu terkait kepemimpinan politik untuk mendorong bangsa bangkit di tengah gejolak dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Imigrasi Sumut Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Pertegas Kedaulatan dan Integritas
-
Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
-
Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer: Kisah Kelam Perempuan Indonesia di Era Pendudukan Jepang
-
Denny Sumargo Tampil Emosional di Baby Udon, Kisah Nyata Fanny dan Hajime Jadi Pesan Harapan
-
Kampung Bahari Digerebek Berulang, Mengapa Jaringan Narkoba Tak Kunjung Hilang?
-
Pertarungan Skutik Retro: Mending Yamaha Fazzio, Honda Scoopy, atau Honda Stylo 160?
-
DeepTalk | Putusan MK Bukan Larang Kuota Hangus, Provider Harus Apa?
-
Rumah Diperbaiki, Anak Dicarikan Kerja: Wajah Baru Program Pengentasan Kemiskinan di Jateng
-
Respons BEM UI Soal Status Bencana Nasional di NTT, Pimpinan DPR: Yang Penting Penanganannya
-
Kemendagri Dorong Integrasi ASRI dan PSEL untuk Persampahan Nasional Berbasis Kota Cerdas