- Dittipidnarkoba Bareskrim Polri membongkar praktik peredaran narkoba terorganisir di Gang Langgar, Samarinda.
- Para pelaku menggunakan sistem pengawasan berlapis oleh 21 orang penjaga bersandi Sniper untuk mengamankan transaksi narkoba.
- Operasi gabungan tersebut berhasil menangkap 13 tersangka termasuk bandar utama setelah loket beroperasi selama empat tahun.
Suara.com - Praktik peredaran narkoba di Gang Langgar, Samarinda, Kalimantan Timur, ternyata dijalankan dengan sistem yang rapi dan terorganisir. Polisi mengungkap, kampung narkoba itu bahkan dijaga para pengawas berkode 'Sniper' yang dilengkapi handy talky (HT) untuk memantau situasi.
Modus itu terbongkar setelah Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menggerebek lokasi tersebut dan menangkap belasan tersangka.
“Penjualan loket narkoba Gg. Langgar, tersangka yang berperan sebagai 'Sniper' (pengawas) berada di depan Alfamart akan memberikan kode "masuk-masuk" menggunakan tangan secara tersirat,” kata Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso kepada wartawan, Senin (18/5/2026).
Polisi mengungkap, para 'Sniper' itu bukan sekadar penjaga biasa. Mereka saling terhubung menggunakan HT untuk mengawasi pergerakan di sepanjang jalan menuju lokasi transaksi narkoba.
“Sepanjang jalan sebelum mencapai ke Blok F terdapat 21 pengawas yang memegang handy talky termasuk untuk menuntun pengguna yang akan membeli narkoba di Lapak Gg. Langgar Blok F,” ungkap Eko.
Sistem pengamanan dibuat berlapis. Bahkan pembeli yang datang ke lokasi tak bisa masuk sembarangan.
“Kemudian pada Perempatan gang Blok F gang Langgar, Sniper mewajibkan hanya 1 orang pengendara saja yang dapat masuk ke lokasi penjualan Narkoba tersebut. Apabila berboncengan salah satu harus turun dan menunggu di perempatan Blok F yang mana diawasi oleh para Sniper,” bebernya.
Setelah lolos dari pengawasan para 'Sniper', pembeli baru bisa masuk ke loket penjualan narkoba di Blok F Gang Langgar. Polisi menyebut satu klip kecil sabu dijual seharga Rp150 ribu.
“Loket penjualan narkoba di Gg Langgar sudah beroperasi selama 4 tahun, Penjualan Narkoba perhari mencapai 1000-1200 klip kecil dengan Harga Rp 150.000 per klip kecil,” jelas Eko.
Baca Juga: Sadis! Cuma Nunggak Rp3,3 Juta, Pemuda di Cakung Disekap dan Disiksa di Showroom Motor
Jaringan Andes
Dari hasil penyelidikan, Bareskrim menyimpulkan peredaran narkoba di kampung tersebut berjalan secara sistematis dan melibatkan banyak peran.
Dalam operasi gabungan yang dipimpin Kombes Handik Zusen dan Kombes Kevin Leleury, polisi menangkap 13 tersangka. Salah satunya Firnandes alias Nando yang disebut sebagai bandar narkoba di Gang Langgar.
Nando diketahui merupakan anak dari bandar lama Andes alias H Endi yang kini berstatus DPO. Polisi juga memburu H Andi Sudi yang diduga menjadi penyuplai narkoba di lokasi tersebut.
Selain bandar dan kurir, polisi turut menangkap para pengawas atau 'Sniper' yang bertugas menjaga jalannya transaksi narkoba di kawasan itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Prabowo Bakal Habiskan Rp4000 Triliun di 2027, Ini Perusahaan yang Bakal Cuan Besar
-
Tak Pasang Bendera hingga Ogah Ikut Lomba, Alasan Warga di Balik Sepinya Euforia Kemerdekaan
-
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Palabuhanratu, Cara Unik Penyelam Rayakan Kemerdekaan
-
PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
-
Inspirasi French Chic, Gaya Paris yang Elegan dan Modern
-
LRT Sumsel Cuma Rp1.000 saat HUT RI, Cek Jadwal Tambahan Perjalanannya
-
7 Warna Cat Kamar Mandi Terbaik Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Energi Positif
-
Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!
-
Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian
-
Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka