Mantan Rektor Universitas Ibnu Chaldun Musni Umar menyoroti rencana Pemprov DKI Jakarta yang akan menertibkan hutan kota di Cawang.
Adapun lokasi tersebut diduga menjadi tempat berkumpulnya lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).
Hal tersebut ditanggapi Musni Umar melalui akun Twitter pribadinya. Dalam cuitannya, Musni Umar menyebut agar kaum LGBT tidak dijadikan sebagai musuh. Pasalnya menurut Musni Umar, kaum tersebut mestinya dijadikan sebagai objek dakwah.
"LGBT jangan dijadikan sebagai musuh, tetapi jadikan mereka sebagai obyek dakwah. Ulama dan pemuka agama lainnya harus mendakwahi mereka agar kembali ke jalan yang benar," ungkap Musni Umar dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @musniumar, Jumat (28/7).
Lebih lanjut, Musni Umar mengatakan bahwa taman kota tersebut yang dibangun di era Anies Baswedan saat jadi Gubernur DKI Jakarta itu bukan untuk satu pihak saja.
"Taman kota yang dibangun Pak Anies Baswedan adalah untuk semua," pungkasnya.
Sementara itu, diketahui, baru-baru ini Hutan Kota UKI Cawang di Jakarta Timur viral di media sosial. Hal tersebut lantaran tempat tersebut dikabarkan menjadi 'sarang' LGBT.
Sebelumnya diketahui, Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta Wa Ode Herlina mengatakan terdapat tempat berkumpulnya kaum Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di salah satu hutan kota, Jakarta Timur.
Baca Juga: Bukannya Takut, Maling Motor Malah Gaya Acungkan 2 Jempol ke CCTV: Injak Harga Diri Polisi!
Ia meminta Pemprov DKI untuk melakukan pengawasan tersebut. Adapun berkumpulnya kaum LGBT di kawasan Hutan Kota UKI Cawang, Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, diakui meresahkan masyarakat.
Dikutip dari Replubika, terkait hal itu, warga sekitar mengaku resah atas kehadiran kaum tersebut yang saban malam berkeliaran di kawasan ruang terbuka hijau (RTH) itu.
Berita Terkait
-
Sindir Bacapres yang Peluk-peluk Istri Orang, Jhon Sitorus Ungkap yang Dilakukan Ganjar Pranowo Saat Blusukan
-
Dugaan Modus Politik Intimidasi Jokowi Jadi Sorotan Serius, Faizal Assegaf Ingatkan Sosok Anies
-
Terungkap Anies Sempat Mengirim Surat ke Presiden Jokowi Jelang Lengser dari Jabatannya, Begini Isinya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna: Teman Teduh Memeluk Kerapuhan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru
-
Kulkas Mini Paling Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Hemat Listrik dan Tempat
-
Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Studio DEEN Siap Garap Anime Baru Higurashi: When They Cry Setelah 20 Tahun