Anggota Komisi VIII DPR, Iip Miftahul Choiri meminta ada keseriusan pemerintah dalam menangani masalah terkait dengan judi online di Indonesia. Ia mengatakan pemblokiran bukan solusi akhir dalam menangani masalah tersebut.
Menurutnya, setidaknya harus ada tindakan tegas yang dilakukan oleh aparat penekat hukum demi menimbulkan efek jera tersebut sindikat penyedia judi online.
Ia meyakini jika sindikasi penyedia judi online tak ditindak tegas maka pemberantasan judi online hanya berhenti pada penutupan situs judi, namun di saat yang bersamaan akan muncul situs judi baru.
“Kuncinya di penegakan hukum. Karena itu, harus ada penegakan hukum terhadap sindikasi penyedia situs judi online,” tegasnya seperti dalam keterangan tertulis yang dilansir pada Sabtu (29/7).
Lebih lanjut, ia menyebutkan pemberantasan judi online harus melibatkan banyak pihak, tak hanya dari pemerintahan maupun penegak hukum tetapi juga unsur masyarakat hingga tingkat akar rumput.
“Penetrasi judi online ini masuk secara masif di pelbagai strata masyarakat. Judi online telah lampu merah di Indonesia,” ucap Iip.
Dirinya menyebutkan judi online yang belakangan marak di tengah masyarakat memberi dampak negatif karena kecanduan judi dapat mengganggu ekonomi keluarga dan mengancam masa depan mereka.
“Jika yang kecanduan dari kalangan bapak-bapak ini jelas akan mengganggu ekonomi keluarga. Uang yang semestinya untuk beli susu anak, beli beras tapi dibuat judi online. Begitu juga jika kalangan anak muda yang kecanduan akan mengganggu masa pendidikannya,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
5 Cara Mengatasi Kulit Kusam akibat Polusi Jakarta, Serum Vitamin C Murah Jadi Andalan
-
Hacks MRT Jakarta April 2026: Trik Cari Gerbong Lebih Sepi dengan Bantuan Aplikasi MyMRTJ
-
Siapa Ferizka Utami? Sosok Asal Palembang di Balik Video Totok Daun Sirih pada Bayi Menangis
-
Siapkan Pusat Ekonomi Baru, Bupati Rudy Susmanto Dorong Jalur KRL hingga Jasinga
-
'Saya Bukan Minta Uang', Anggota DPRD Lebak Semprot Kadis yang Cuek Saat Koordinasi
-
Aksi Jambret di Depan Palembang Icon Berujung Apes, Korbannya Ternyata Polisi
-
Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?
-
John Herdman Berpotensi Diperkuat Pemain Keturunan Jerman Eks Bayer Leverkusen?
-
Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran