Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando baru-baru ini terkena getah pahit dari manuvernya yang berani bersuara terkait dengan pencapresan dari Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
Ia baru-baru ini mengaku mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dalam media sosial karena berani mengkritik bagaimana jagoannya dicitrakan sebagai petugas partai oleh PDI Perjuangan (PDIP).
Ade mengaku ia difitnah mendapatkan sejumlah uang untuk melakukan kritik terhadap sosok dari Megawati Soekarnoputri. Padahal kritikannya datang berdasarkan keresahannya atas semakin kecilnya peluang menang yang dimiliki oleh Ganjar.
"Saya difitnah mengkritik PDIP karena diguyur duit. Pemfitnah ini pasti percaya saya selama ini kritik Rizieq, FPI dan Anies karena duit." ucapnya seperti yang dilansir dari akun media sosial pribadinya pada Senin (31/7).
Menurutnya, orang-orang yang percaya bahwa ia mengkritik karena pesanan dari sponsor adalah orang-orang yang tak memiliki pikiran yang luas dalam kehidupan berpolitik.
Dirinya yakin bahwa mereka adalah bagian dari kelompok yang dapat dengan mudah menjual prinsip hidup mereka hanya untuk kesenangan sekejap mata.
"Terlalu banyak orang sempit pikir yang menyangka prinsip hidup itu bisa dibeli dengan duit. Shame on you," tegas calon legislatif ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123