Kontroversi semakin panjang soal penonton akan dibatasi dan suporter lawan dilarang untuk datang pada laga away di Liga 1 2023-2024. Hal ini karena tak jelasnya aturan yang datang dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Adalah Penggiat Media Sosial Komisi Wasit yang menyuarakan hal ini, pihaknya menyoroti ancaman hukuman yang akan datang kepada tim dari Persebaya. Ini buntut datangnya supporter tim itu saat bertanding away melawan Persija.
Akun ini menilai bahwa klub bisa melawan balik ancaman hukuman ini dengan meminta pembuktian bahwa suporter mereka adalah pihak yang datang dan bukan suporter umum alias penggiat sepak bola.
"Jika Komdis tetap menghukum Persebaya dan Panpel Persija, maka kedua klub bisa gugat balik agar Komdis membuktikan bahwa yang datang mempunyai KTA Suporter Persebaya," ungkapnya seperti dilansir pada Rabu (2/8).
Menurut pihaknya, atribut saja tak bisa dijadikan bukti bahwa seseorang adalah penggemar atau fans dari sebuah klub bola. Terkadang fans bahkan mendukung lawan tim kesayangannya karena kesal. Selain itu jika hal ini malah dibenarkan, maka ada kemungkinan bahwa kebijakan ini disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk menguras kantong tim lawan mereka di Liga 1.
"Kalau sekesar teriakan mendukung klub, kadang suporter tuan rumah jika kesel ama timnya sendiri juga balik dukung tim lawan. Apakah itu bisa dikatakan sebagai suporter tamu?" tegasnya.
Terkait kebijakan ini, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan jika hal tersebut memang sudah kesepakatan dan kebijakan dari pihak liga dengan kepolisian. ia menuturkan bahwa hal ini karena ada pengawasan dari FIFA.
"Sampai ada pemantauan dari FIFA, kalo gasalah pemantauannya FIFA sampai 2 tahun, tidak ada kerusuhan dan flare. Berat itu aturannya." ucapnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG