Impact Investing Indonesia Tembus 1,5 Miliar Dolar AS, Kolaborasi Jadi Kunci Perluasan Dampak

Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:15 WIB
Ilustrasi Impact Investing Indonesia Tembus 1,5 Miliar Dolar AS. (Pixabay)
  • Indonesia menjadi pasar impact investing teraktif di Asia Tenggara dengan penyaluran modal melampaui 1,5 miliar dolar AS.
  • YCAB Foundation menyelenggarakan Impact Investment Festival 2026 di Gedung BEI pada Kamis, 13 Agustus 2026, untuk mempertemukan pemangku kepentingan.
  • Kolaborasi antar-pemangku kepentingan dinilai sebagai kunci untuk menghubungkan modal dengan inisiatif pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

Suara.com - Indonesia kini menjadi pasar impact investing paling aktif di Asia Tenggara dengan lebih dari 1,5 miliar dolar AS. Adapun, modal yang telah disalurkan melalui lebih dari 100 penyedia modal aktif.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin besarnya minat investor terhadap investasi yang tidak hanya mengejar keuntungan finansial, tetapi juga menghasilkan dampak sosial dan lingkungan yang terukur.

Untuk meningkatkan investasi, YCAB Foundation menyelenggarakan Impact Investment Festival 2026. Adapun, forum ini mempertemukan regulator, pelaku pasar modal, investor, institusi keuangan, filantropi, organisasi sosial, serta pemimpin di bidang keberlanjutan.

Managing Director Global Business Development, Corporate, Finance & Investments Danantara Indonesia, Djamal Attamimi, mengatakan Indonesia memiliki peluang besar untuk mengarahkan lebih banyak modal ke investasi yang tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga mendukung pembangunan jangka panjang.

Menurut Djamal, kolaborasi antara pemilik modal, pasar keuangan, pelaku usaha, dan sektor sosial menjadi kunci dalam membangun ekosistem impact investing yang kredibel.

Impact investing menjadi penting karena dapat membuka peluang untuk menciptakan nilai yang lebih luas bagi Indonesia,” kata Djamal di Gedung BEI, Kamis (13/8/2026).

Director Finance Danantara Investment Management (DIM), Djamal Attamimi di Gedung BEI, Kamis (13/8/2026). [Suara.com/Rina A]

Ia melihat, ketika dana diarahkan pada sektor dan solusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan, kita dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menciptakan perubahan yang nyata.

"Karena itu, ekosistem ini perlu terus dikembangkan agar dapat menjadi bagian dari upaya membangun Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan," terangnya.

Sementara itu, Komisaris Utama BEI, Nurhaida, mengatakan pasar modal memiliki peran yang semakin penting dalam mendukung pembangunan nasional.

Selain menjadi sarana investasi bagi masyarakat, pasar modal juga menjadi sumber pendanaan jangka panjang yang memungkinkan dunia usaha tumbuh, berekspansi, dan menciptakan nilai tambah bagi perekonomian.

Nurhaida menilai, kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dapat menjadi jembatan untuk menghubungkan sumber modal dengan berbagai inisiatif yang memberikan manfaat sosial dan ekonomi secara berkelanjutan.

“Kami meyakini bahwa kolaborasi yang kuat antara regulator, penyelenggara pasar, investor, perusahaan tercatat, lembaga keuangan, organisasi sosial, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, dapat menjadi jembatan yang menghubungkan sumber modal dengan berbagai inisiatif yang tidak hanya memberikan imbal hasil finansial, tetapi juga menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan," jelasnya.

Menurut dia, hal ini akan membuka lebih banyak peluang bagi berkembangnya berbagai bentuk pembiayaan yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Founder & CEO YCAB Foundation, Veronica Colondam, menambahkan kolaborasi menjadi kunci untuk memperluas dampak investasi di Indonesia.

Menurut Veronica, Impact Investment Festival 2026 diharapkan dapat menjadi ruang bagi berbagai pihak untuk melihat lebih jauh bagaimana investasi dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Melalui Impact Investment Festival 2026, kami ingin membuka ruang bagi berbagai pihak untuk bersama-sama melihat bagaimana investasi dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi Indonesia. [Ist]

Ia berharap pertemuan ini dapat memperkuat kolaborasi, membuka lebih banyak peluang, dan mendorong semakin banyak investasi yang dapat memberikan dampak sosial sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Melalui penyelenggaraan Impact Investment Festival 2026, YCAB Foundation berharap semakin banyak kolaborasi yang mampu menghubungkan modal dengan kebutuhan pembangunan Indonesia.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com