Salah, pengamat politik Rocky Gerung tidak ditahan polisi. Video yang diunggah oleh sebuah akun Facebook berdurasi sembilan menit itu merupakan hoaks.
Sebuah unggahan di Facebook pada Kamis (3/8/2023) menarasikan Rocky Gerung ditangkap polisi karena dianggap menghina Presiden Joko Widodo.
Video itu memiliki judul, "ROCKY GERUNG DIC1DUK D3NSVS, PENGH1N4AN TERHADAP PRESIDEN JOKOWI BER4KHIR DIPENJ4RA". Itu juga bergambar sampul atau thumbnail memperlihatkan Rocky Gerung yang mengenakan kaus abu-abu sedang dibawa oleh aparat.
Lalu, apa fakta yang ada?
PENJELASAN
Seperti dilansir ANTARA Cegah Hoaks, berdasarkan penelusuran, ditemukan foto dalam thumbnail video tersebut merupakan hasil rekayasa. Foto aslinya serupa dengan unggahan berita Depoktren berjudul, "Ada 44 Orang Gila Dibina Dinsos Depok".
Dinsos Pemkot Depok telah melakukan pembinaan terhadap 44 orang yang mengalami gangguan jiwa. Orang gila yang ditangani Dinsos Depok langsung dibawa ke Rumah Sakit Marzoeki Mahdi (RSMM) yang ada di Bogor.
Selain itu, narator membacakan artikel Seword yang berjudul, "Rocky Gerung Terlalu Offside, Jangan Mewek Aja Lah". Dalam artikel tersebut, tidak ada informasi mengenai Rocky Gerung resmi ditangkap polisi.
Dilansir dari ANTARA, Bareskrim Polri menyatakan mulai melakukan penyelidikan terhadap laporan polisi yang dilayangkan sejumlah masyarakat di beberapa daerah terkait dugaan tindak pidana penyebar berita bohong oleh pengamat politik Rocky Gerung.
Ia menjelaskan ada 13 laporan polisi yang sudah diterima kepolisian dan dua pengaduan masyarakat.
SIMPULAN
Dalam penelusuran ANTARA Cegah Hoaks, klaim dan narasi dalam video tidak ada kesesuaian. Bukti mengenai Rocky Gerung ditahan oleh polisi juga tidak ada sehingga berita itu merupakan hoaks.
Tag
Berita Terkait
-
Relawan Jokowi Anggap Kritik Rocky Gerung Hinaan, Pengamat: Mereka Merasa Setara Dewa Harus Selalu Bersih dan Suci
-
Pengamat Nilai Soal Rocky Gerung Jadi Sinyal Terjadinya Pengkultusan Jokowi
-
Tifatul Sembiring Colek Relawan Jokowi yang Mau Gelar Aksi Tangkap Rocky Gerung: Digaji Negara dari Uang Rakyat, Lalu Ngerjain Begini
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Tegas! Perang AS-Israel vs Iran Akan Selesai Jika Militer Israel Angkat Kaki dari Lebanon
-
Main Mata Dadan Cs Sedot Miliaran Uang MBG per Hari, Kejagung: Mereka Bertiga Kerja Sama!
-
Resmi Dibuka, Seminar KAGAMA HSE 2026 di UGM Ingatkan Ancaman Bencana Sektor Industri Nasional
-
Permintaan Mobil Listrik Melambat, Kia Putuskan Rakit Mobil Hybrid di Pabrik Hyundai
-
Rupiah Tembus Rp18.000, Bank Indonesia Siapkan Langkah Intervensi
-
3 Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam yang Direkomendasikan Dokter
-
Rasmus Hojlund Resmi Dipermanenkan Napoli
-
Filter Error Bikin Wajah Asli Terungkap, Seorang Influencer Ditinggal Kabur 140 Ribu Pengikut
-
Park Min Young Comeback Drama Kantoran 'Nine to Six', Jadi Bos Perfeksionis
-
Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, DPR Desak Menkeu dan BI Segera Bertindak