Pengamat ekonomi Faisal Basri menyoroti kepemilikan rekening tabungan antara masyarakat setelah pandemi Covid-19 berdasarkan golongan nominalnya.
Menurut Faisal, data tersebut menarik dilihat untuk mengetahui ketimpangan ekonomi yang terjadi di masyarakat lantaran data ini relatif jarang dipakai peneliti.
"Ini datanya jarang dipake orang tapi buat saya sangat menarik. Jadi tabungan, ini yang kalau ada tabungan barangkali tidak miskin kan. Nah tabungan ini dibagi beberapa golongan," kata Faisal dalam pernyataannya, dikutip Liberte Suara, Rabu (9/8/2023).
Faisal menganalisis empat golongan masyarakat yang memiliki rekening di bank. Pertama adalah golongan masyarakat yang memiliki uang dari Rp100 juta.
"Yang Rp10.000 ada di situ, yang Rp100 ribu juga ada di situ," tutur Faisal.
Golongan berikutnya adalah masyarakat pemiliki rekening tabungan antara Rp100 sampai dengan Rp200 juta. Ketiga, golongan Rp200 sampai dengan Rp500 juta. Yang terakhir masyarakat yang memiliki uang di tabungan lebih dari Rp5 miliar.
"Nah 90% lebih rekening tabungan masyarakat itu di bawah Rp100 juta dan naik terus. Jumlah rekeningnya naik terus tapi nilai tabungannya itu cuma 12% dari seluruh nilai. Dari 90% lebih tapi cuma 15%," beber ekonom senior itu.
Faisal menyoroti hal menarik dari data tersebut yaitu ada pertumbuhan jumlah rekening tabungan di bawah Rp100 juta tetapi pemilik uang di bank di rentang Rp200 sampai Rp500 juta makin sedikit.
"Jadi gara-gara Covid-19 semacam ini mereka udah mulai makan tabungan, jadi tabungannya nyusut, tadinya di atas Rp200, di bawah Rp500 juta, sekarang turun jadi di bawah Rp100 juta, itu yang banyak dialami kelas menengah itu," pungkas dia.
Baca Juga: Gibran bin Jokowi Bisa-bisa Dipilihkan Kendaraan Politik buat Maju Cawapres 2024
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
4 Smartwatch yang Ada Pengingat Salatnya, Harga Terjangkau Mulai Rp200 Ribuan
-
NasDem Usul PT 7 Persen, Demokrat: 4 Persen Saja Sudah Terlalu Tinggi!
-
ShopeeFood Temani Momen Ramadan dengan Diskon Kuliner dan Promo Seru Setiap Hari
-
Buntut Drama Bunga Sartika Resign, Bolehkah Artis Seolah Spill Skincare padahal Endorse?
-
Diduga Nunggak Utang Rp5 Miliar, Eks Apparel Timnas Indonesia Erspo Resmi Digugat ke Pengadilan
-
Dua Wajah THR: Berkah Bagi ASN, 'Penyakit Tahunan' Bagi Buruh Swasta?
-
Anggaran Kaltim Disunat 75 Persen, Gubernur Malah Beli Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar, DPR: Tidak Peka!
-
Kembali ke Tanah Air Usai Lawatan, Ini Oleh-oleh yang Dibawa Prabowo
-
Jejak Digital Dwi Sasetyaningtyas Jadi Sorotan, Flexing Dikasih Ajudan dari Ayah Mertua
-
Buruh Kompak Desak Reformasi SJSN, Minta Revisi UU Libatkan 10 Konfederasi