/
Rabu, 16 Agustus 2023 | 18:15 WIB
Sidang Tahunan DPR MPR ; Presiden Joko Widodo ; Jokowi (Suara.com/Alfian Winanto/Pool via Dokumentasi Parlemen)

Dalam pidato kenegaraan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat suara soal istilah ‘Pak Lurah’ yang dikaitkan dengan arahan pencapresan 2024. Jokowi menegaskan dirinya bukanlah ‘Pak Lurah’ dan menyebut tak memiliki kewenangan dalam pilpres 2024.

“Sedang tren dikalangan politisi dan parpol. Setiap ditanya capres dan cawapresnya jawabannya belum ada arahan dari Pak Lurah. Saya sempat mikir siapa itu pak lurah? Sedikit-sedikit kok pak lurah. Belakangan saya tau yang dimaksud pak lurah itu adalah saya,”Kata Jokowi.

“Saya jawab saja saya bukan lurah. Saya adalah Presiden Republik Indonesia. Ternyata pak lurah itu adalah kode. Saya tegaskan saya bukan ketua umum parpol. Bukan juga ketua koalisi partai. Dan sesuai ketentuan yang menentukan capres dan cawapres adalah partai politik dan koalisi partai politik. Saya ingin menegaskan itu bukan wewenang saya,”tegas Jokowi.

Selain itu, presiden Jokowi juga tidak mempermasalahkan dirinya kerap menjadi objek hinaan dan cacian sebagaian masyarakat melalui media sosial. Terkait cacian dan hinaan yang kerap dialamatkan kepadanya, Jokowi mengaku sudah menjadi risiko sebagai seorang Presiden.

Tag

Load More