/
Rabu, 16 Agustus 2023 | 21:01 WIB
Anies Baswedan, AHY dan Yenny Wahid di Djakarta Theater, Kamis (10/8/2023). (Suara.com/Novian)

Politikus Partai Demokrat Hasbil Mustaqim Lubis menilai calon presiden (capres) Koalisi Perubahan Anies Baswedan belum tentu dapat dipasangkan dengan Erick Thohir atau Sandiaga Uno.

Menurut Hasbil, hasil survei elektabilitas dari Voxpol Center belum menjamin Erick Thohir dan Sandiaga lantaran ada piagam dari Koalisi Perubahan.

"Mengacu ke Piagam Koalisi Perubahan, Sandiaga & Eric Thohir, gak bisa dipaksakan mendampingin mas @aniesbaswedan," kata Hasbil dalam akun Twitternya, dikutip Liberte Suara, Rabu (16/8/2023).

Lebih lanjut Voxpol Center melalui simulasi enam nama, Sandiaga meraih suara paling tinggi di angka 29,5 persen, kemudian disusul Erick Thohir 21,8 persen, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 16,8 persen.

Lalu posisi keempat ditempati Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan elektabilitas 10 persen, selanjutnya mantan Panglima TNI Andika Perkasa 4,3 persen, dan terakhir Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar 3,6 persen.

Sekretaris Departemen IV DPP itu menyebut AHY merupakan tokoh dengan elektabilitas tertinggi jika mengacu pada hasil survei tersebut.

"Menarik, hasil Survei Voxpol Center, dari data yg ada, tokoh perubahan, elektabilitas tertinggi calon Wakil Presiden ya Mas Ketum @AgusYudhoyono," jelas Hasbil.

Load More