News / Nasional
Sabtu, 07 Februari 2026 | 12:10 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk tidak mundur dalam memerangi praktik korupsi di Indonesia. (tangkap layar)
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo menegaskan komitmen teguh untuk terus memberantas korupsi meskipun menghadapi tantangan besar.
  • Pernyataan disampaikan dalam acara MUI di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Sabtu, 7 Februari 2026.
  • Prabowo menduga koruptor memicu kekacauan saat penegakan hukum dilakukan untuk menghindari pemerintahan bersih.

Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk tidak mundur dalam memerangi praktik korupsi di Indonesia.

Meski mengakui adanya tantangan besar, Prabowo menyatakan dirinya sama sekali tidak gentar menghadapi perlawanan dari para koruptor yang kerap mencoba menggoyahkan stabilitas negara.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam Taklimatnya di acara Pengukuhan dan Ta'aruf Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Periode 2025-2030 dan rangkaian acara 'Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa' yang digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

Prabowo menyampaikan sebuah pola yang dilakukan oleh kelompok koruptor saat hukum mulai ditegakkan.

Menurutnya, kelompok tersebut cenderung memicu kekacauan untuk menghambat upaya pemberantasan korupsi.

"Tiap kali kita mau berantas, tiap kali kita mau menegakkan hukuman, kita mau menegakkan keadilan, kita mau menegakkan hukum," kata dia.

"Tiap kali kelompok koruptor, kelompok perampok-perampok ini, kelompok garong-garong ini menyerang balik. Mereka selalu ingin bikin kerusuhan, selalu ingin adu domba di antara kita," Prabowo menambahkan.

Ia mensinyalir bahwa berbagai kerusuhan yang terjadi belakangan ini merupakan hasil inisiasi dari para "garong" uang negara.

Menurutnya upaya provokasi tersebut bertujuan agar Indonesia tidak memiliki pemerintahan yang bersih.

Baca Juga: KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan

Ilustrasi korupsi. [Pixabay]

"Kenapa? Karena mereka tidak ingin ada pemerintah yang bersih di bumi Republik Indonesia ini," tegasnya.

Walaupun menyadari bahwa jalan untuk menciptakan pemerintahan yang bersih sangat terjal dan penuh risiko, Prabowo menegaskan bahwa ia akan memegang teguh mandat yang telah diberikan rakyat kepadanya.

Ia menyatakan akan setia pada sumpah jabatannya dalam menegakkan aturan di tanah air.

"Tetapi, saya telah disumpah di hadapan rakyat, saya disumpah untuk menegakkan hukum, untuk menegakkan Undang-Undang Dasar kita, untuk menegakkan segala perundang-undangan. Karena itu, saya tidak akan ragu-ragu, saya tidak akan mundur setapak pun," pungkasnya.

Load More