Kader PDI Perjuangan (PDIP) Ferdinand Hutahaean buka suara terkait dengan polemik kelangsungan proyek dari food estate dalam Pemerintahan Joko Widodo alias Jokowi.
Proyek tersebut baru-baru ini diakui sulit untuk digarap karena sejumlah kendala. Jokowi menuturkan bahwa pihaknya mengalami sejumlah masalah seperti gagal panem hingga birokrasi, beruntung semuanya berangsur membaik seiring waktu berjalan. Meski begitu, ini menjadi sorotan dari PDIP.
Ferdinand misalnya yang meminta orang nomor satu dalam pemerintahan tersebut untuk mengevaluasi pemegang kendali dari proyek tersebut.
Ia mengatakan bahwa seharusnya program ini dapat berjalan dengan mudah jika berada dalam genggaman orang yang kompeten dalam bidang pertanian maupun yang dibutuhkan guna membangun food estate di Indonesia.
"Pak Presiden yang saya hormati. Memang tidak mudah pak, tapi kalau diurus oleh orang yg tepat dan paham soal Food Estate, pasti akan berhasil. Tanah kita tanah surga pak, lempar biji-bijian aja tumbuh tanpa dirawat," tegasnya seperti dilansir dari @ferdinand_mpu pada Sabtu (19/8).
Menurutnya, Prabowo Subianto sebagai yang mendapatkan tugas terkait hal itu perlu diganti dalam penanganannya mengurus food estate oleh Jokowi. Walaupun Jokowi sendiri tegas mengatakan bahwa proyek ini adalah kerja sama beberapa kementerian.
"Suruh urus yg mampu pak, jangan org yang tak mampu seperti Prabowo," jelasnya.
Sementara itu, Juru bicara Pemenangan Pemilu Gerindra Budi Djiwandono menjelaskan, food estate merupakan program untuk mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia. Dia menilai program itu merupakan hal yang strategis yang seharusnya dijalankan bersama-sama dengan dukungan semua pihak.
Ia mengatakan semua dijalankan sesuai dengan prosedur dan hukum yang berlaku walaupun lahan yang diberikan kurang cocok untuk dijadikan food estate. Ini mengingat lahan tersebut adalah bekas hutan produksi yang kini didominasi pasir, oleh karenanya perlu treatment khusus.
Baca Juga: Pakai Baju Tukang Parkir, Menarik Melihat Harta dan Gaji Gibran Per Bulan
"Kita perlu inisiatif-inisiatif, gagasan untuk mewujudkan tantangan. Salah satu solusinya adalah food estate atau lumbung pangan," ucap Budi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Karina dan Winter Aespa Saksikan Langsung Perjuangan Korea Selatan di Piala Dunia 2026
-
Marketeers Tech for Business 2026: Jurus Baru Digital Marketing di Era AI
-
Harga Pertamax Naik, Rakyat Kecil Kini 'Dipaksa' Olahraga Gratis di SPBU
-
Tangis Pecah di Tepian Bengawan Solo, Santri Ngawi Hilang Ditelan Arus
-
Harga Paket Nonton Piala Dunia 2026 di Folaplay, Gratis Pakai Internet Rakyat
-
Bolot Masuk RS, Mastur Akui Sudah Rasakan Kejanggalan Sejak Melihat Ini di TV
-
Kapan Masuk Sekolah Ajaran Baru 2026? Ini Jadwal Resmi Kalender Pendidikan
-
5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik 2026, Hasil Foto Sosmed Makin Estetik
-
Motorola Edge 2026, Smartphone Compact Premium dengan Sentuhan Elegan dan Kamera Sony
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni