Verny Hasan mengungkapkan keinginannya untuk duduk bersama dengan Denny Sumargo dalam persoalan tes DNA ulang.
Hal itu diungkapkan usai Denny melaporkan Verny dalam kasus dugaan pencemaran nama baik usai Verny menantang untuk melakukan tes DNA ulang.
Pihak Verny berharap Denny mau melakukan tes DNA ulang tanpa melapor ke polisi terlebih dahulu. Namun saat ini, mereka akan fokus terhadap laporan tersebut.
Tetapi, mereka juga berharap Denny mau diajak duduk bersama untuk menunda proses hukum dan lebih dulu melakukan tes DNA.
“Yang pasti, laporannya sudah berjalan, maka kita fokus di laporan. Terkecuali bisa duduk bersama, tunda proses hukum dan lakukan tes DNA demi kebaikan anak,” ujar Kuasa Hukum Verny yaitu Jeffry Simatupang.
“Ayo obrolkan baik-baik mekanismenya seperti apa, prosesnya bagaimana. Kalau ada tes DNA kedua untuk lebih meyakinkan, kenapa harus lapor polisi? Kan bisa diselesaikan, jangan didahului dengan proses hukum,” sambungnya.
Menanggapi hal tersebut, Denny mengaku heran Verny ingin duduk bersamanya dalam persoalan tersebut. Menurutnya, bukan dia yang seharusnya duduk bersama Verny dalam persoalan itu, melainkan ayah biologis dari si anak.
“Dia harus duduk bareng sama bapaknya anak itu. Masa sama gue sih lu aneh-aneh aja,” ujar Denny, dikutip Suara Liberte dari kanal YouTube Intens Investigasi, Rabu (30/8/2023).
Denny menegaskan bahwa tes DNA yang dilakukan pada tahun 2019 lalu menunjukkan bahwa dirinya bukan ayah biologis anak Verny. “Tes DNA ada,” pungkasnya.
Baca Juga: Bingung dengan Proses Kandidasi, Fahri Hamzah Sebut Tiga Nama Bacapres Muncul dari Tekanan Survei
Berita Terkait
-
Verny Hasan Puji Mantan Suami Karena Kompak Jaga Mental Anak, Diduga Sindir Denny Sumargo
-
Imbas Tes DNA di Masa Lalu, Verny Hasan Ngaku Harus Jual Baju Demi Bisa Beri Anaknya Makan
-
Imbas Kisruh Denny Sumargo dan Verny Hasan, Mantan Suami Sampai Harus Beri Penegasan Soal Anak: Saya Harus Melakukan Ini
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati