Pengamat politik Adi Prayitno mengatakan, terdapat dua alasan mengapa Partai NasDem ingin melaporkan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke polisi.
Pertama, kata Adi, merupakan alasan yang subtantif. NasDem menilai bahwa SBY dianggap sangat keterlaluan kepada calon presiden (capres) Koalisi Perubahan Anies Baswedan.
"NasDem melihat bahwa Pak SBY mungkin dianggap sangat keterlaluan memberikan informasi bahwa seakan-akan Anies Baswedan telah menginformasikan akan ada deklarasi di awal September," kata Adi dalam keterangannya, dikutip Liberte Suara, Selasa (5/9/2023).
"Bagi NasDem mungkin itu dianggap tidak valid dan mungkin dianggap tidak benar ya," sambungnya.
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia menuturkan, alasan berikutnya lebih bersifat politis terhadap laporan NasDem terhadap SBY.
Ujaran-ujaran yang dilontarkan politikus Demokrat seperti "pengkhianat" dan "musang berbulu domba" terhadap Anies dirasa NasDem cukup sadis.
"Serangan-serangan politisi-politisi Demokrat ke NasDem dan PKS ini kan cukup sadis, disebut sebagai pengkhianat, musang berbulu domba," ujarnya.
"Hal-hal politik yang semacam ini sepertinya membuat sejumalh kader-kader NasDem juga mendidih gitu ya karena merasa dituduh, merasa disudutkan," tutur dia.
Dalam penilaiannya, Adi melihat ujaran-ujaran kebencian yang dilontarkan politikus Demokrat telah men-downgrade kredibilitas Anies sebagai capres 2024.
Baca Juga: Terungkap Reaksi Olivia Allan Usai Denny Sumargo Dituduh sebagai Ayah dari Anak Verny Hasan
"Apalagi, dalam tahun politik, pernyataan pengkhianat, musang berbulu domba, itu secara tidak langsung kan men-downgrade kredibilitas Anies," pungkas Adi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Puji Lamine Yamal, Hansi Flick: Semua Orang Tahu Kualitasnya
-
Arne Slot Puas Liverpool Hajar West Ham, tapi Bukan Performa Terbaik Musim Ini
-
Hasil Akhir: Gol Telat Roman Paparyha Bawa Persis Solo Menang Dramatis
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Jadwal Imsak Jakarta 2 Maret 2026: Waktu Sahur, Sholat & Doa Puasa Ramadan
-
Jadwal Imsak Bandar Lampung 2 Maret 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadan
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
Jadwal Imsak Palembang 2 Maret 2026: Waktu Sholat Lengkap & Doa Niat Puasa Ramadan
-
Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei
-
Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ahlulbait Indonesia Gelar Doa 7 Hari: Perlawanan Tak Padam