Anggota tim delapan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Sudirman Said angkat suara soal heboh beberapa pemberitaan yang mengatasnamakan kutipan kepadanya yang menyebut Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai “Mayor Karbitan” sehingga tak layak jadi Cawapres pendamping Anies Baswedan.
Kekinian, pemberitaan tersebut sudah diklarifikasi oleh Sudirman Said sendiri dan beberapa media telah mengakui kesalahan mengenai kutipan yang disebut Sudirman Said tidak benar.
Alih-alih menjelekkan AHY, Sudirman mengungkapkan AHY merupakan politisi muda yang punya bekal bagus untuk menjadi pemimpin di kemudian hari.
“Mas AHY ini tokoh muda, sekolahnya dari mulai Taruna Nusantara, Akmil Adhi Makayasa, Sekolah terbaik di bidang Policy dan Goverment di Kennedy School, jadi semua dari segi bahan baku itu luar biasa, belum lagi dari keluarga, ada Sarwo Edhie seorang pahlawan, putra presiden yang seorang militer, dan lingkarannya well educated. Menurut saya kita sayang kehilangan mas AHY,” ujar Sudirman di kanal Youtube Hersubeno Point FNN, dikutip Rabu (6/9/23).
“Jadi kalau sempet disampaikan dibuat Hoax soal pernyataan saya, itu terbalik dengan isi kepala saya, saya itu orang yang sangat respect kepada keduanya. Ini Mas AHY mau jadi apa pun kalau diberi kesempatan insya Allah akan perfrom dan semakin solid sebagai pemimpin masa depan,” tambahnya.
Mengenai pemberitaan Hoax tersebut, Sudirman mengaku kaget dengan kabar pemberitaan yang mencatut namanya yang “menjelekkan AHY”. Bahkan representasi Anies di Tim 8 itu mengaku pertama kali mengetahui soal “Mayor Karbitan” dari seorang Jusuf Kalla.
“Tahu nggak saya dapat info itu pertama kali dari siapa? Dari Pak Jusuf Kalla. Beliau telepon mengatakan ‘Dirman itu pernyataan Anda? Saya tahu Anda tidak mungkin menggunakan kata-kata itu’,” jelasnya.
Eks Menteri ESDM itu menegaskan beberapa waktu belakangan ini dirinya tak meladeni wawancara dari pihak media online yang mana jadi penyebaran berita tersebut.
Ia menegaskan bahwa dirinya hanya beberapa kali datang ke beberapa media tertentu.
Baca Juga: NasDem Ngerasa Anies Baswedan Sengaja Di-downgrade Sebagai Capres Oleh Demokrat
“Saya tidak meladeni wawancara apa pun kecuali saya hadir di talk show kumparan dan melayani beberapa televisi, tapi media online bertanya apa pun tidak saya jawab,” jelasnya.
“Makanya saya katakan itu hoax, itu fabrikasi orang lain,” tegasnya.
Sebelumnya, tersebar beberapa pemberitaan yang mengatasnamakan kutipan dari Sudirman Said yang menyebut AHY belum pantas menjadi Cawapres. Yang makin buat heboh, adalah kutipan tersebut menyatakan alasan AHY tak pantas jadi Cawapres karena merupakan “Mayor Karbitan”.
"AHY masih terlalu dini untuk menjadi Wapres, hanya seorang mayor TNI, Karbitan dan belum matang," demikian bunyi kutipan yang telah diklarifikasi bahwa itu adalah tidak benar.
Untuk diketahui, kekinian Demokrat telah mencabut dukungan dari Anies Baswedan dan memisahkan diri dari KPP seiring gejolak terkait diputuskannya Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar menjadi Cawapres pendamping Anies Baswedan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Viral Kunjungan Komisaris Pusri di Padang, Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Ekstrem
-
Amarah Warga Serbu Diduga Rumah Bandar Narkoba Berujung Kapolsek Panipahan Dicopot
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Selama Ini Disangka Hiasan, Ternyata Ini Makna Warna Ondel-Ondel yang Sesungguhnya
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
5 Sepatu Lari yang Tetap Keren Dipakai Ngantor di Sudirman, Nyaman Seharian Tanpa Ganti Sepatu
-
Pendidikan Asrama Gratis: Siswa Makan 3 Kali Sehari, Punya Tempat Tidur hingga Tumbler