Nikita Mirzani nampaknya sudah lelah dengan perseteruannya bersama Lolly. Alih-alih berusaha memperbaiki hubungan, ia justru kini memutuskan untuk tidak lagi menganggap anak itu sebagai putri kandungnya.
Bukan karena jahat, tapi Nikita Mirzani sudah sangat muak dengan segala tingkah sang putri. Menurutnya, makin kesini Lolly makin menjadi-jadi.
Terbaru, Nikita Mirzani mengakui dirinya sudah diblok oleh Lolly. Oleh karena itu, ia merasa tidak punya pilihan lain lagi selain mengikhlaskan putri sulungnya tersebut.
“Nggak ada hubungannya sekarang. Ya kan saya diblok. Saya sebagai orangtua sudah lakukan yang terbaik, apalagi sebagai single parent. Terus saya harus ngapain, nangis-nangis datang ke sana, kan yang salah dia bukan saya. Dia sudah menyebut dirinya sebagai orang dewasa, ya sudah," ujarnya.
Pada momen itu, ia pun turut menyampaikan kata-kata nyelekit untuk Lolly. Nikita mengungkap bahwa suatu saat putrinya itu akan merasakan kepahitan yang dialaminya sebagai seorang ibu.
“Saya juga nggak peduli dia pulang mau nggak terserah aja. Suatu saat dia akan merasakan pahit susahnya menjadi seorang ibu apalagi single parent yang membiayai hidup sendiri kan," bebernya.
Pada awalnya, ibu tiga anak itu mengaku masih berusaha mendatangi psikolog untuk berkonsultasi. Namun, kini perempuan itu nampaknya sudah habis kesabaran menghadapi anaknya.
“Nggak tau ini kesalahan apa bukan, karena aku sudah ke psikolog juga kak aku tanya, apakah saya salah mengekang anak perempuan saya satu-satunya? Apakah saya salah ngunciin anak saya di dalam kamar? Daripada aku pukul. Karena terlalu banyak berbohong. Salahnya aku tuh dimana?” ungkapnya, dikutip dari kanal YouTube Melaney Ricardo.
Sementara itu, Lolly sendiri juga mengaku tidak peduli dengan keputusan Nikita Mirzani yang sudah tidak mengakuinya sebagai anak. Ia seolah percaya dirinya bisa bangkit tanpa bantuan sang ibu.
Baca Juga: Murka! Nikita Mirzani Akui Masa Bodoh Lolly Kena Azab: Ambil Aja Mayatnya Aku Kuburin
Berita Terkait
-
Murka! Nikita Mirzani Akui Masa Bodoh Lolly Kena Azab: Ambil Aja Mayatnya Aku Kuburin
-
Nikita Mirzani Akui Adakan Rapat Keluarga Bahas Lolly hingga Nekat Buat Keputusan Ini
-
Ngaku Kasar ke Lolly, Begini Tanggapan Pedas Nikita Mirzani: Daripada Saya Injek...
-
Berseteru dengan Banyak Orang, Nikita Mirzani Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Kepribadiannya
-
Pantas Cerai dengan Antonio Dedola? Nikita Mirzani Singgung Soal Kekecewaan Keluarganya: Gue Belum Mati
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati