/
Senin, 02 Oktober 2023 | 10:45 WIB
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di acara penutupan Rakernas IV PDIP, Minggu (1/10/2023). (Dok. DPP PDIP)

Wacana bergabungnya Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo sebagai pasangan sehingga pilpres 2024 diikuti dua poros dimentahkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Penegasan bahwa Ganjar tak akan bertandem dengan Prabowo disampaikan Megawati saat menutup Rakernas IV PDIP di Jakarta, kemarin.

"Di media tiba-tiba dibilang begini, 'Ya, sudah ada persetujuan bahwa, nanti Pak Prabowo jadi presidennya, Pak Ganjar jadi wakil presidennya. Aku terus di rumah melongo kan, ini ngomong iki sopo ya. Lah aku ketua umumnya malah enggak ngerti," ujar dia.

Megawati mengatakan bahwa wacana duet Prabowo-Ganjar tidak pernah dibahas internal partai. Apalagi, sebagai ketua umum dirinya mempunyai hak prerogatif untuk memutuskan capres dan cawapres yang diusung PDIP.

Megawati pun meminta masyarakat tidak terpengaruh dengan isu-isu seperti itu. Dia kemudian menanyakan kepada peserta rakernas apakah mau Ganjar menjadi cawapres. Dia pun menyinggung jawaban kader PDIP yang tak kompak dan membuatnya bingung.

“Ayo mau apa enggak? Tapi enggak semua ngomong, berarti ada yang mau, payah anak buah saya, haduh gawat," kata dia.

Tag

Load More