Hotman Paris turut berkomentar atas kasus kematian Mirna Salihin yang kembali viral. Secara blak-blakan, ia mengaku ragu dengan putusan hakim yang telah memvonis Jessica Wongso sebagai pelaku utama.
Pengacara kondang itu menyebut bahwa penetapan Jessica Wongso sebagai tersangka hanyalah berdasar pada asas kemungkinan saja tanpa adanya bukti valid.
"Inilah putusan Jessica Kopi Sianida yang murni diputus atas teori kemungkinan, kemungkinan, kemungkinan, karena setiap alasan untuk memidanakan dia, bisa ditangkis dengan kemungkinan lain," kata Hotman Paris, dikutip dari akun Instagramnya.
Seolah tak memperhatikan prinsip keadilan, hakim dalam kasus tersebut dinilai hanya mengedepankan keyakinannya saja.
"Komentar saya atas kasus itu dari dulu adalah tidak diterapkan prinsip harus ada dua alat bukti sebelum seseorang dipidana. Tapi, lebih menonjol keyakinan hakim," ungkapnya.
Selain itu, Hotman juga turut menyoroti saksi ahli yang sempat hadir dalam persidangan. Ia merasa curiga lantaran salah satu ahli seolah sangat mengetahui waktu detail detik-detik kematian Mirna.
Padahal, menurut Hotman hal itu seharusnya bukanlah menjadi ranah saksi ahli untuk menjelaskannya.
"Jadi bagaimana mungkin dia (saksi ahli) tahu jam berapa diletakkan itu racun, hanya Tuhan yang tahu, apakah ada racun dan diletakkan jam berapa. Tapi memang, kesaksiannya itu dibuat sedemikian rupa agar dia mengatakan jam sekian racun tersebut diletakkan karena memang jam segitu bersamaan dengan Jessica sudah ada di meja," ucap Hotman tegas.
"Sehingga orang akan beranggapan satu-satunya yang diduga meletakkan adalah Jessica karena jamnya bersamaan. Itu saya protes keras karena tidak mungkin ahli bisa mengetahui jam berapa racun tersebut dimasukkan kalo dia hanya sebagai ahli," tambahnya.
Sebagai informasi, Jessica Wongso pada akhirnya divonis 20 tahun penjara oleh hakim. Namun, kasus kematian Mirna Salihin belakangan memang kembali menjadi perbincangan usai satu per satu ditemukan hal janggal setelah penayangan film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso di Netflix.
Berita Terkait
-
Jessica Wongso Dituduh Hilangkan Barang Bukti, Otto Hasibuan Balik Salahkan Penyidik: Mestinya Mereka...
-
Tak Tertuang di BAP, Otto Hasibuan Ungkap Jessica Wongso Sempat Dihipnotis Polisi saat Jalani Pemeriksaan
-
Otto Hasibuan Pengacara Jessica Wongso Singgung Kemungkinan Konspirasi di Pembunuhan Mirna Salihin
-
Sandy Salihin Pernah Mimpi Mirna Salihin Tatap Sedih Gaun Pengantin, Apa Ya Artinya?
-
Dituduh Hilangkan Barang Bukti, Otto Hasibuan Ungkap Kepolisian Tak Ambil Celana Jessica Wongso Sejak Awal
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- 8 Sepatu Lari On Cloud Diskon di Planet Sports, Hemat Jutaan Rupiah
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Jenis Mobil Ini Boleh Lintasi Tol IKN pada 13 hingga 29 Maret 2026
-
Persija Buka Suara Dituding Berbuat Macam-macam, Panpel Bantah Diskriminasi ke Borneo FC
-
Seorang WN Malaysia Dideportasikan Imigrasi Belawan Gegara Langgar Izin Tinggal
-
Akhirnya Mauro Zijlstra Tumbang
-
Bupati Pekalongan Jadi Tersangka, KPK Beberkan Aliran Rp19 Miliar ke Kantong Pribadi hingga Keluarga
-
Rupiah Tertekan Konflik Timur Tengah, Melemah Lawan Dolar AS
-
Dasco: Kamis Besok Dengar Pendapat Publik soal RUU PPRT
-
KPK Sebut Dalil Praperadilan Gus Yaqut Salah Alamat dan Bukan Lingkup Hakim
-
Cari Kerja di Bogor Sulit, Ini Jawaban Bupati Rudy Susmanto
-
Forza Ferrari! Tifosi Punya Harapan, Tes Bahrain Tunjukkan Potensi SF-26