Jessica Wongso divonis bersalah dan mendapat hukuman 20 tahun penjara atas kematian Mirna Salihin. Ia diyakini memasukkan sianida ke dalam kopi yang dikonsumsi oleh sahabatnya sendiri.
Menariknya, sianida itu rupanya tidak diperjualbelikan secara bebas. Tak sedikit pihak yang akhirnya menuding Jessica Wongso bekerja di bidang farmasi sehingga mudah mendapatkan racun tersebut.
Terkait itu, sang pengacara Otto Hasibuan belum lama ini akhirnya angkat bicara. Ia membantah dugaan yang menyebut Jessica Wongso bekerja di dunia farmasi.
“Perlu saya katakan, ada orang bilang dia kerja di farmasi dan karena dia kerja di farmasi wah dia tahu soal sianida, itu bohong,” kata Otto Hasibuan, dikutip dari YouTube Intens Investigasi pada Selasa (17/10/2023).
Bahkan, Otto menyebut bahwa pekerjaan kliennya itu tidak ada kaitannya sama sekali dengan dunia kesehatan. Pasalnya, Jessica ternyata berprofesi sebagai seorang desain grafis di perusahaan Australia.
“Dia kerja di perusahaan ambulans sebagai desain grafis, jauh banget dengan farmasi,” ungkap Otto.
Oleh karena itu, ia tak habis pikir dengan orang-orang yang terus melemparkan fitnah pada sang klien.
“Kok tega-teganya Anda bilang itu kerja di farmasi, dari mana? Jadi saya pikir kasihan banget Jessica ini, sudah dihukum 7 tahun, masih dihujat lagi,” beber Otto.
Baca Juga: Wamenkumham Angkat Bicara Soal Alasan Vonis 20 Tahun untuk Jessica Wongso: Kalau Hukuman Mati...
Tag
Berita Terkait
-
Pengalaman Mengenaskan Jessica Wongso di Sel Tikus: Dari Kondisi Tak Manusiawi hingga Doa untuk Pelakunya
-
Reaksi Emosional Jessica Wongso saat Persidangan: Kesal dengan Pembacaan Gestur oleh Prof Ronny Nitibaskara
-
Ribuan Pengacara Siap Bantu Secara Gratis, Jessica Wongso: Terima Kasih
-
Jessica Wongso Enggan Tonton Film Dokumenter 'Ice Cold' di Netflix, Kenapa?
-
Wawancara Jessica Wongso Dihentikan Mendadak dalam Film Ice Cold, Ini Kata Wamenkumham
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur