Permasalahan Oklin Fia soal video jilat es krim sampai saat ini rupanya masih terus berlanjut. Sebagaimana diketahui bahwa sebelumnya Umi Pipik bersama Marissya Icha sudah melaporkan selebgram tersebut.
Seolah tak ada ampun lagi, pihak Umi Pipik mengaku tidak akan mencabut laporan terhadap Oklin Fia. Oleh karena itu, sang kuasa hukum hingga saat ini masih terus mengikuti jalannya proses yang berlangsung.
"Kalau RJ (restorative justice) kemungkinan sampai hari ini tidak ada, kita ikutin prosesnya hukum yang sedang berjalan aja," kata Raudhah Mariyah, Kuasa Hukum Umi Pipik di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.
Meski Oklin sudah menyampaikan permintaan maaf, tapi Umi Pipik tetap bersikeras untuk memenjarakan perempuan tersebut. Hal itu bertujuan sebagai efek jera agar ia tak lagi melakukan kesalahannya dan tidak ada masyarakat lainnya yang berusaha mencontoh.
"Iya tentunya (memenjarakan Oklin Fia), ada efek jera ya di mana penyebaran konten pornografi ini membuat gaduh beberapa masyarakat muslim, khususnya Umi Pipik selaku kuasa dari jamaahnya dan beberapa umat muslim berharap kasus ini cepat selesai," ungkap Raudhah.
Terkait hal itu, Marissya Icha sendiri pun mengakui bahwa Oklin Fia telah memenuhi panggilan kepolisian. Namun, ia tampaknya memang sengaja menutupi hal itu dari publik.
"Oklin sudah dipanggil dong kemarin hari Jumat di Bareskrim tapi dia ngumpet-ngumpet," katanya.
Sebagai informasi, Oklin Fia memang sudah cukup sering menuai kontroversi. Mulai dari tampilannya memakai baju sangat ketat saat berhijab hingga kontennya menjilat es krim yang dinilai vulgar.
Baca Juga: Curahan Hati Ria Ricis Usai Visualnya Disebut Kebanting dengan Citra Kirana
Berita Terkait
-
Kasus Jilat Es Krim, Umi Pipik Terus Desak Penjarakan Oklin Fia
-
Pemeran Pria di Asusila Oklin Fia Diperiksa Penyidik Bareskrim Mabes Polri
-
Kasus Pornografi 'Jilat Es Krim' Lanjut, Oklin Fia dan Saksi Ahli Sudah Diperiksa Bareskrim
-
Tolak Damai, Umi Pipik Bersikeras Penjarakan Oklin Fia atas Kasus Jilat Es Krim
-
Ammar Zoni Curhat 7 Bulan di Penjara Tak Pernah Dijenguk Irish Bella Malah Disewotin: Suruh Oklin Aja
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus