Suara.com - Namanya Hotel Cinta, di mana pasangan bisa bermain “dokter dan suster” hingga ruangan yang didisain dengan sedikit “nakal” untuk bisa menimbulkan fantasi. Tingkat hunian hotel cinta di Jepang biasanya lebih tinggi dibandingkan hotel umum lainnya.
Menjelang Hari Valentine, tidak banyak kamar yang bisa dipesan. Contohnya di Two-Way, Hotel Cinta yang terletak di distrik Shibuya. Dari 34 kamar yang tersedia, hanya dua yang kosong. Sisanya sudah penuh dipesan.
“Biasanya, kalau siang hari pengunjungnya adalah pasangan yang melakukan affair. Sore hari biasanya pasangan yang lebih muda lagi,” kata Masakatsu Tsunoda, yang sudah berkecimpung selama 15 tahun di bisnis Hotel Cinta.
Konsep Hotel Cinta sangat sederhana: kamar bisa disewa untuk semalam atau hanya untuk beberapa jam saja. Biasanya hotel ini digunakan untuk mereka yang ingin istirahat. Tetapi, sejumlah pasangan biasanya “check in” untuk “tidur”.
Dengan tingkat hunian yang tinggi, bisnis Hotel Cinta nyaris tidak pernah terkena dampak resesi ekonomi. Apalagi ketika menjelang perayaan Hari Valentine, tingkat hunian bisa mencapai 100 persen.
“Idealnya, kamar hotel bisa disewa sebanyak empat kali dalam 24 jam. Sekali di pagi hari, siang, sore dan malam hari,”ujar Masakatsu Tsunoda.
Harga sewa kamar di Hotel Cinta sekitar 7.000 yen atau Rp 840.000. Di Jepang, harga hotel di kisaran tersebut termasuk murah. Apabila hanya ingin menyewa selama enam jam, tarifnya sekitar 2.000 yen atau sekitar Rp 300.000.
Hotel Cinta juga menyediakan kamar yang luks, dari mulai sprei yang mewah, TV layar datar yang lengkap dengan hiburan dewasa, konsol, kaca di dinding dan juga gelembung di kamar mandi. (Divaasia)
Berita Terkait
-
Kebutuhan Pembiayaan Tembus Rp9.200 Triliun, Indonesia Makin Bergantung pada Utang China-Jepang
-
Jelajahi Jepang dengan Cashback 10% dari BRI Kartu Kredit JCB Platinum
-
Kata-kata Aneh PM Jepang Tak Sebut Pihak yang Paling 'Berdosa' di Bom Hiroshima - Nagasaki
-
Gempa Kumamoto Jepang Tewaskan 38 Orang, Lumpuhkan Pasokan Air Ribuan Rumah
-
Durasi Capai 135 Menit, Film Godzilla Minus Zero Pecahkan Rekor Franchise
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi