Suara.com - Sejumlah siswa sekolah di Virginia, Amerika Serikat, sukses membuat film pendek berkisah perang sipil. Proyek ini didanai oleh Journey Through Hallowed Ground, organisasi yang fokus pada pelestarian sejarah Amerika.
Dalam pembuatan film, bocah-bocah 12 sampai 13 tahun, yang masih duduk di bangku SMP itu juga mendapatkan bantuan dari sejumlah pakar, seperti Ghil Hong. Dengan bantuan tersebut, mereka mampu membuat riset, naskah, dan mengedit video layaknya profesional.
Sutradara film, John Ashley, mengungkapkan, kisah perang sipil kembali diangkatnya untuk mengingatkan orang akan pentingnya sejarah.
"Dalam buku-buku sejarah Anda membaca tentang pertempuran dan hal-hal seperti. Saya mencoba menggambarkan konflik perang sipil dalam film saya," kataya.
Jessie Auction, salah satu pembuat film, menambahkan, film yang dibuatnya tak cuma mengkisahkan perang sipil. Isu perbudakan yang terjadi pada 1861-1865 juga diangkatnya kembali.
"Ini adalah film yang menceritakan konflik perang sipil, juga perbudakan yang terjadi pada 1861-1865," kata Jessie Aucion, salah satu pembuat film tersebut.(voa).
"Kami akan mengupload film ini di Youtube agar dapat dilihat di seluruh dunia," lanjutnya.
Sementara itu, Koordinator Pendidik, Peter Maugle, mengaku bangga dengan pembuatan film tersebut. Ia berharap anak-anak didiknya dapat memahami dan melestarikan sejarah dengan film yang dibuatnya.
"Mudah-mudahan mereka memahami mengapa tempat bersejarah ini penting. Sehingga mereka akan berusaha untuk terus maju dan menjaga tempat-tempat ini agar dilestarikan bagi generasi mendatang," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
6 Rekomendasi Film Terbaik di Netflix April 2026, dari yang Klasik hingga Rilisan Baru
-
Resmi Berlanjut, Confidential Assignment 3 Akan Diproduksi Mulai 2027
-
Kemenkes Dorong Penertiban Iklan Film Aku Harus Mati: Cegah Risiko Peniruan Bunuh Diri
-
Imbas Polemik Baliho Aku Harus Mati, Lembaga Sensor Film Godok Aturan Iklan Ramah Semua Umur
-
Terlalu Menakutkan bagi Anak-anak, Pemprov DKI Jakarta Copot Iklan Film Horor di Ruang Publik
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
7 Eye Cream untuk Mata Panda dan Kerutan, Siap Tampil Segar
-
7 Body Lotion Kaya Vitamin untuk Kulit Kering, Bikin Lembap Seharian Modal Rp17 Ribu
-
8 Parfum Murah Tahan Lama di Bawah Rp300 Ribu untuk Tampil Percaya Diri
-
Daftar Harga Parfum Wanita di Alfamart, Banyak Pilihan Aroma Sesuai Karaktermu
-
5 Bedak Wardah Terbaik untuk Makeup Sehari-hari Mulai Rp50 Ribuan
-
Pertama di Indonesia, Restoran Cepat Saji Gelar Open House Lebaran di 10 Kota
-
Reog Ketemu Barongsai! Yuk, Intip Serunya Pesta Budaya Rakyat di Pecinan Modern
-
Ancaman Banjir dan Longsor, Eiger Adventure Land Angkat 6 Ton Sampah di Puncak
-
6 Rekomendasi Sepatu Lari Hoka selain Clifton untuk Long Run dan Race
-
4 Rekomendasi Sunscreen Facetology untuk Mencerahkan Sesuai Jenis Kulit