- Pemprov DKI Jakarta menertibkan iklan film horor di tiga lokasi strategis karena dianggap meresahkan masyarakat pada April 2026.
- Dinas terkait menurunkan banner dan videotron guna mencegah dampak psikologis negatif iklan menyeramkan tersebut terhadap anak-anak.
- Pemerintah berkomitmen menjaga kualitas ruang publik inklusif melalui pengawasan ketat terhadap konten iklan yang tidak mematuhi etika.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan tindakan tegas dengan menurunkan materi iklan film horor yang memicu keresahan di tengah masyarakat baru-baru ini.
Langkah ini diambil lantaran visualisasi iklan dianggap terlalu menyeramkan dan dikhawatirkan memberikan dampak psikologis yang negatif, terutama bagi anak-anak.
Materi promosi yang dirilis bertepatan dengan momentum Hari Film Nasional pada 2 April 2026 itu justru menuai gelombang protes karena dinilai tidak patut terpajang di ruang terbuka.
Melalui kerja lintas unit lewat Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pemprov DKI bersinergi dengan biro iklan terkait untuk melakukan penindakan.
Penertiban serentak dilakukan di tiga lokasi strategis, yakni Jalan Puri Kembangan, Jalan Daan Mogot kilometer 11, serta kawasan perempatan Harmoni yang merupakan titik padat aktivitas.
“Total ada tiga lokasi yang sudah kami tertibkan, yaitu dua lokasi berbentuk banner dan satu lokasi videotron,” ujar Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Yustinus Prastowo dalam pernyataan resmi pada Minggu (5/4/2026).
Yustinus menekankan bahwa aspek kepatutan dan estetika harus menjadi pedoman utama bagi para biro iklan sebelum memasang materi komunikasi di fasilitas umum.
Pemprov juga berkomitmen untuk senantiasa mewujudkan ruang publik yang inklusif sehingga setiap lapisan masyarakat merasa tenang saat bermobilitas di ibu kota.
“Kami juga terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan penanganan di titik-titik lainnya,“ lanjut Yustinus.
Baca Juga: Dukcapil: Hampir 35 Persen Pendatang ke Jakarta Cari Kerja, Didominasi Usia Produktif
Aksi pembersihan materi iklan bermasalah ini turut diharapkan mampu mengembalikan kualitas ruang publik di Jakarta yang bersih dari konten-konten yang memicu ketakutan massal.
Otoritas terkait tidak akan segan untuk mengambil langkah hukum atau tindakan administratif yang lebih keras, jika di kemudian hari masih ditemukan iklan yang melanggar ketentuan.
“Pemprov DKI Jakarta akan terus memantau situasi di lapangan dan memastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat,” tegas Yustinus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
28 Tahun Reformasi: Demokrasi Surut, Ekonomi Dihantui Krisis Kepercayaan
-
Operasi Senyap di Blok M: Sehari Diintai, 13 Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan!
-
Presiden Korea Selatan Mau Tangkap Benjamin Netanyahu: Dia Penjahat Perang!
-
Alarm Bahaya Militerisme: Ruang Demokrasi Menyempit, Ekonomi Kian Terancam
-
Modus Tambang Luar IUP Terbongkar, Kejagung Jebloskan Bos Bauksit Sudianto Aseng ke Penjara
-
Konjen RI di Istambul Ungkap 9 WNI Ditendang, Dipukul dan Disetrum Selama Diculik Israel
-
Daftar Harta yang Disita dari Tersangka Korupsi Dirjen SDA Kementerian PU
-
Begini Rangkaian Pemulangan 9 WNI Bebas dari Israel, Visum hingga Forensik
-
Update 9 WNI Bebas dari Israel, Kini Sudah Sampai Turki Bersama Ratusan Aktivis GSF
-
Kronologis 9 WNI Bebas dari Tentara Israel Setelah Diculik di Laut Menuju Gaza