Suara.com - Hampir semua orang punya hobi. Ada yang suka main musik, nonton film, jalan-jalan, bermain catur atau mengoleksi satu barang tertentu. Banyak orang beranggapan hobi hanyalah kegiatan untuk mengisi waktu senggang. Padahal banyak manfaat yang bisa dipetik dari hobi.
Untuk jangka pendek, hobi membuat seseorang tak lagi merasa kesepian dan lebih semangat menjalani hidup. Hobi juga membuat seseorang lebih pintar. Manfaat hobi justru lebih banyak dirasakan saat usia makin menua. Kesukaan seseorang pada sesuatu atau melakukan sesuatu bisa meningkatkan fungsi kognitif otak dan merawat daya ingat.
Bagi mereka yang merasa belum memiliki, berikut tujuh jenis hobi yang bisa membuat kita lebih pintar:
1. Belajar bahasa asing.
Belajar bahasa akan melatih otak Anda memecahkan masalah. Anda akan sadar, setelah belajar bahasa asing otak anda terasa lebih tajam. Disarankan untuk belajar bahasa asing sejak dini. Tapi bagi mereka yang terlanjur berumur, tetap tak ada kata terlambat untuk belajar bahasa asing. Jadi jika suka mempelajari sejarah dan budaya sebuah bangsa, cobalah melengkapinya dengan mempelajari bahasanya.
2. Main game.
Terlalu banyak main games tak bagus memang. Tapi jika Anda memilih game yang tepat, dan meluangkan waktu secukupnya main game sangat bagus untuk mengasah otak. Sejumlah penelitian menyebut main game akan meningkatkan koordinasi otak dan tangan, hal yang penting di usia lanjut. Video games juga melatih Anda mengambil keputusan cepat dalam kondisi kritis. Anda lebih bisa mengambil keputusan radikal yang bisa mengubah hidup.
3. Memecahkan teka-teki.
Teka-teki silang dan latihan mental lainnya sangat bagus untuk merangsang otak. Ada banyak permainan dan aktivitas yang dirancang untuk itu, jadi Anda tinggal memilih mana yang Anda suka. Penelitian mengungkap, permainan yang menantang mental meningkatkan memori dan dapat mengurangi risiko demensia hingga 60 persen.
4. Puzzles.
Banyak orang begitu menyukai puzzle, tak peduli berapa lama waktu yang mereka butuhkan. Mereka merasa tertantang untuk merangaki potongan-potongan gambar itu. Dan ternyata ini menjadi stimulasi yang bagus bagi otak, mengasah kemampuan analisa seseorang sekaligus membuat keputusan yang tepat.
5. Mengoleksi barang tertentu.
Mengoleksi barang akan membuat Anda lebih memahami dunia di luar sana, tak peduli benda apa yang Anda koleksi. Anda akan cenderung ingin tahu apa cerita di balik benda tersebut. Tanpa sadar rasa ingin tahu Anda membuat Anda ahli di bidang itu. Mereka yang suka mengoleksi serangga misalnya, tanpa disadari bisa menjadi ahli serangga (entomologis). Dan koleksi barang-barang langka sering bermanfaat.
6. Membaca
Membaca akan membuat Anda untuk tetap fokus dan merangsang otak untuk terus bekerja. Dan, seperti kata orang buku adalah jendela dunia. Jadi membaca buku menawarkan cara unik untuk memahami dunia, dan akan menambah khazanah pengetahuan Anda. Banyak membaca akan memancing imajinasi Anda, disamping menjadi cara aman yang selalu bisa kita datangi saat ingin melarikan diri dari kerasnya dunia nyata.
7. Musik
Orang sering mengaitkan kemampuan bermusik dengan bakat. Tapi tak perlu bakat untuk menikmati musik. Penelitian menyebut mereka yang menikmati musik, lebih sehat di masa tuanya.
Berita Terkait
-
Bak Bidadari, Potret Cantik dan Elegan Mina TWICE Saat Berkunjung ke Jakarta
-
Muhammadiyah Buka Suara Soal Tantangan Hafal Alquran Berhadiah Miras di Festival Musik Ancol
-
DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project
-
Satu Perempuan, Ini Sosok Dua Terduga Pelaku Challenge Baca Alquran Hadiah Miras
-
Dua Terduga Pelaku Penistaan Agama Konser Musik Ancol Ditangkap, Status Segera Tersangka
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali